Pesan Bupati Bandung Barat di Hari Santri 2019

Bandung Raya

Selasa, 22 Oktober 2019 | 15:25 WIB

191022152648-pesan.jpg

Dicky Mawardi


BUPATI Bandung Barat Aa Umbara Sutisna berharap kepada para santri/santriwati agar dapat memperkuat jiwa religius keislaman serta nasionalisme untuk membantu pemerintah dalam membangun Bandung Barat melalui karya-karya dan potensi yang dimiliki.

Pernyataan itu disampaikan Bupati Umbara Sutisna saat memimpin Upacara Hari Santri Nasional Tingkat Kabupaten Bandung Barat Tahun 2019 di Lapang Plasa Mekarsari, Ngamprah. Selasa (22/10). Hari Santri Nasional tahun ini mengambil tema "Santri Indonesia Untuk Perdamaian Dunia".

"Pondok pesantren diharapkan mampu meningkatkan kualitas keilmuan serta sarana prasarana yang dimilikinya agar menghasilkan santri-santri yang lebih berkualitas," kata Umbara.

Dengan demikian, lanjutnya pondok pesantren juga dapat turut andil mendukung pemerintah dalam membangun sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas, unggul dan berdaya saing global.

Setelah melaksanakan upacara Hari Santri Nasional, Bupati juga berkesempatan membuka kegiatan Musabaqoh Tilawatil Qur'an (MTQ) Ke-7 Tingkat Kabupaten Bandung Barat.

Pada upacara hari santri ini, sangat berbeda dengan upacara yang biasa digelar di Plasa Mekarsari. Dari mulai Bupati Umbara sampai sampai staf di lingkungan Pemkab Bandung Barat semuanya mengenakan sarung dan baju koko.

Di tempat yang sama Ketua Pimpinan Cabang Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Nahdlatul Ulama) Kabupaten Bandung Barat Saiful Rachman mengapresiasi Bupati Umbara bersama ASN Pemkab Bandung Barat yang melaksanakan upacara Peringatan Hari Santri Nasional dengan mengenakan pakaian ala santri, sperti kain sarung, baju koko lengkap dengan peci.

"Peringatan Hari Santri Nasional kali ini banyak memberikan kesan indah. Semua berbaur tidak dibedakan mana pejabat dan Santri, semua sama di upacara hari ini," kata Saiful.

Ia menerangkan peringatan Hari Santri Nasional pada tanggal 22 Nasional ini dimulai semenjak penetapan peraturan dari Presiden Joko Widodo pada tahun 2015.

Editor: Endan Suhendra

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA