Kopi Puntang Jadi Nomor 1 di Indonesia Cupping Contest

Bandung Raya

Senin, 21 Oktober 2019 | 11:01 WIB

191021110242-kopi-.jpg

Lucky M. Lukman

KABAR menggembirakan datang dari ajang "Indonesia Cupping Contest XI 2019". Kopi Puntang kategori Arabica Natural asli Kabupaten Bandung, Jawa Barat dinobatkan sebagai nomor 1 dengan mengalahkan pesaingnya kopi Kerinci Jambi, kopi Gayo Aceh, kopi Mandailing (Sumut) dan kopi Kintamani (Bali).

Cupping kontes yang diselenggarakan Kamis hingga Sabtu (17-19/10/2019) itu diikuti 572 peserta se-Indonesia. Kopi Puntang kategori Arabica Natural mendapatkan skor 90,75 dari Asosiasi Eksportir dan Industri Kopi Indonesia (AEKI). Kopi Puntang kategori Arabica Natural dinyatakan unggul dalam tingkat keasaman (acidity), kekentalan (body), aroma (fragrent), tingkat kemanisan (sweetnes), rasa (flavor), bersih (clean) dan after taste.

Owner Kopi Puntang, Irwan S Komaludin menuturkan, persiapan kejuaraan dilalui satu tahun agenda, mulai dari treatment pohon kopi, pemilihan biji chery, pencucian (washing), penjemuran dan penyortiran biji yang seragam.

"Itu semua dilakukan dengan cermat, misalnya waktu pemilihan biji itu kita selektif untuk mendapatkan buah chery dengan warna merah sempurna seragam. Bahkan ditahap washing pun harus pakai air langsung dari mata air agar rasa tidak terkontaminasi," ungkap Irwan di Bandung, Senin (21/9/2019).

Irwan menjelaskan, pada kejuaraan itu pihaknya dihadapkan dengan juri profesional level Internasional. Mereka di antaranya berasal dari Amerika Serikat, Jepang, Korea Selatan, Singapura, Malaysia, India, Thailand, Vietnam. Untuk juri dari Indonesia yaitu Direktur Pusat Penelitian Kopi dan Kakao (Puslit Koka), Kementrian Perdagangan dan praktisi bisnis kopi.

"Karena proses cupping itu lebih pada uji cita rasa maka kami bikin lima gelas kopi tubruk menjadi satu paket sample yang langsung diuji oleh juri dari dalam dan luar negeri," jelasnya.

Menurutnya, kopi puntang yang menjadi perhatian pemerintah daerah untuk menjadi produk unggulan, akan terus meningkatkan kualitas.

"Sebetulnya, bisa dibilang Puntang itu ada sentimen negatif bahwa kemarin kebetulan karena kopi puntang milik pengusaha lain pernah menang di Amerika. Banyak persepsi seperti itu, jadi ke depannya harus lebih di depan untuk berinisiatif memajukan produk daerah," ujar Irwan.

Kopi Puntang jenis Arabica Natural yang dihasilkan Irwan cs dikembangkan sejak 2015 dengan pengolahan terintegrasi mulai dari petani, penyortiran biji kopi, roasting dan packing. Pengembangan brand lokal kopi puntang yang tengah dijalankan saat ini yaitu Puntang Coffee @puntang.coffee, Diman Coffee @dimancoffee, Kopi Ori @kopiori.id dan Mako Coffeeshop.

Editor: Kiki Kurnia



Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA