Ini yang Harus Dilakukan Agar Anak Tidak Kecanduan Gadget

Bandung Raya

Sabtu, 19 Oktober 2019 | 07:50 WIB

191019075245-ini-y.jpg

reqnews

Ilustrasi.

AGAR Anak tidak Kecanduan Game Online di Gadget, menurut Psikolog Tumbuh Kembang Sumber Daya Manusia dan Keluarga, Lilis Komariyah, tergantung dari pola pengasuhan anak di rumah.

Lilis memberi contoh, gadget atau gawai sebenarnya bersifat netral. Dia bisa bersifat negatif, bisa juga positif tergantung kegunaannya.

"Gadget itu awalnya netral. Bisa ke arah positif. Contohnya saya belajar dari gadget. Tapi bisa juga dipakai ke arah negatif," ujar Lilis ketika On Air di 107.5 PR FM News Channel, Jumat (18/10/19).

Lilis pola asuh yang baik bisa dimulai dengan menjalin kesepakatan dengan anak ketika membeli gawai. Karena gawai merupakan hak guna pakai anak. Yang artinya gawai seharusnya menunjang keseharian mereka.

"Gadget itu diberikan hak guna pakai. Dalam artian gadget harusnya membuat dia rajin belajar, rajin ibadah, taat orang tua dan lebih hormat. Kalau disalahgunakan bisa diambil," jelasnya.

Lanjut Lilis, seharusnya orang tua jangan membelikan gawai tanpa adanya aturan main. Karena jikalau diawal tidak ada kesepakatan akan membuat masalah nantinya menjadi rumit.

"Harus ada aturan main. Misal untuk bermain gadget, anak dibawah 5 tahun tidak boleh lebih dari 1 jam. Lalu harus diperhatikan konten apa yang sedang anak cari. Sehingga orang tua punya hak untuk melihat apa tontonan mereka," ujarnya.

Salah satu bentuk pencegahan yang dianjurkan oleh Lilis adalah memperbanyak aktivitas yang tidak melibatkan gawai. Bisa berupa olahraga, memasak, dan lain sebagainya.

"Anak itu bukan robot, mereka punya akal dan perasaan. Kita harus dampingi dengan telaten dan sabar. Kita harus membuat pola asuh sendiri. Kalau untuk pencegahan, orang tua harus memperbanyak aktivitas offline," pungkas Lilis.

Editor: Dadang Setiawan



Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA