Puluhan Ormas/LSM di Kabupaten Bandung Ikuti Pendidikan Politik

Bandung Raya

Kamis, 17 Oktober 2019 | 15:59 WIB

191017153750-puluh.jpg

Engkos Kosasih

MENJELANG pelaksanaan Pilkades serentak dan Pilkada, puluhan Ormas/LSM se-Kabupaten Bandung mengikuti pendidikan politik di sebuah rumah makan di Jalan Gading Tutuka, Desa Cingcin, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung, Kamis (17/10/2019).

Pada kesempatan itu, puluhan Ormas/LSM tersebut turut melaksanakan ikrar deklarasi damai dan menyatakan menolak unjuk rasa anarkis, menolak aksi-aksi radikalisme, menolak terorisme. Selain itu mendukung pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih 2019, yang akan dilaksanakan 20 Oktober 2019.

Bupati Bandung, H. Dadang M. Naser mengatakan, pendidikan politik yang melibatkan puluhan Ormas/LSM ini sebagai ajang temu komunikasi politik di antara anggota Ormas/LSM jelang pelaksanaan Pilkades maupun Pilkada di Kabupaten Bandung.

Ia sangat mengapresiasi dengan kehadiran puluhan Ormas/LSM tersebut."Dalam kegiatan ini akan terjadi komunikasi pendidikan politik. Bila terjadi permasalahan sosial, ekonomi, kemiskinan, bisa diselesaikan secara bersama-sama," katanya.

Sementara itu, Kapolres Bandung AKBP Indra Hermawan mengatakan, deklarasi menolak aksi-aksi radikalisme dan unjuk rasa anarkis ini, untuk menyatukan dan menyamakan persepsi di antara Ormas/LSM.

"Ormas/LSM mendeklarasikan diri menolak aksi radikalisme, terorisme. Dalam deklarasi itu, Ormas/LSM mendukung pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih yang akan dilaksanakan 20 Oktober 2019. Ini dalam rangka menyamakan persepsi seluruh Ormas/LSM untuk mendukung pelantikan. Seluruh Ormas di Kabupaten Bandung hadir dan cukup mewakili Ormas di Kabupaten Bandung," katanya.

Ia berharap Kabupaten Bandung tetap kondusif, dan saat ini semua pihak dalam kondisi siaga. Dengan harapan dalam pelaksanaan pilkades, pilkada dan pelantikan presiden dan wakil presiden berlangsung kondusif.


Editor: Dadang Setiawan



Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA