DPRD Kabupaten Bandung dan Ketua Parpol Sepakat Tolak Unjuk Rasa Anarkis

Bandung Raya

Rabu, 16 Oktober 2019 | 16:43 WIB

191016164341-dprd-.jpg

Engkos Kosasih


JELANG pelantikan Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024, pimpinan partai politik Kabupaten Bandung, Ketua DPRD serta Ketua SPSI Kabupaten Bandung sepakat menolak aksi unjuk rasa yang berujung anarkis dan menolak paham radikalisme dan terorisme, Rabu (16/10/2019).

“Sebentar lagi akan melaksanakan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, oleh karenanya DPRD Kabupaten Bandung mengimbau kepada masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasi, baik terkait pembanguan atau dalam rangka menyikapi pelantikan Presiden Republik Indonesia tahun 2019 ini, untuk menghindari tindakan-tindakan bersifat anarkis. Dengan harapan keamanan, kenyamanan tetap terjaga, termasuk juga masyararakat yang beraktifitas sehari hari, baik keseharian ekonomi, pendidikan dan termasuk aktifitas lainnnya," kata Ketua DPRD Kabupaten Bandung H. Sugianto kepada wartawan di Soreang.

Ketua DPRD mengimbau kepada masyarakat untuk dalam menyampaikan aspirasi dengan jalan yang sudah di tentukan, peraturan perundang undangan. "Tentunya pemerintah menjamin itu semua," kata Sugianto.

Sementara itu, Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Bandung H. Endang menolak aksi unjuk rasa yang bersifat anarkis, kecuali kalau memang diadakan melalui saluran yang benar menurut ketentuan yang berlaku.

“Menolak adanya ajakan-ajakan radikalisme dan terorisme, karena tentu bertentangan dengan hukum dan juga bisa merugikan masyarakat banyak pada umumnya. Sebagai masyarakat bangsa Indoensia sudah waktunya kembali bersatu mendukung pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, berjalan lancar, aman, sejuk dan damai," paparnya.

Di tempat terpisah, Ketua DPC Gerindra Kabupatan Bandung H. Yayat Hidayat, mengatakan, menolak aksi unjuk rasa anarkis, menolak aksi aksi radikalisme dan terorisme dan mendukung pelantikan Presiden dan Wakil Presiden yang kondusif. "Siap bekerja untuk merah putih," ucapnya.

Pengurus DPC Partai NasDem Kabupaten Bandung Agus Setia, menolak aksi unjuk rasa anarkis, gerakan radikalime, dan terorisme, serta mendukung pelantikan Presiden dan Wakil Presiden yang kondusif.

Demikian dikatakan Ketua DPC PDI Perjuangann Kabupaten Bandung H. Harjoko Sangganagara. Harjoko menyatakan menolak segala bentuk kerusuhan yang bersifat anarkis, menolak segala bentuk ekstrimisme, radikalisme, terorisme, intoleransi yang akan merusak persatuan dan kesatuan bangsa.

“Kami mendukung terciptanya situasi yang kondusif bagi keamanan. Agar penyelenggaraan pemerintahan berjalan baik. Pelayanan masyarakat berjalan baik, dan pelantikan Presiden serta Wakil Presiden serta seluruh jajaran kabinet berjalan dengan aman damai, terib dan lancar," tuturnya.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA