PT KCIC Kerahkan 12.000 Pekerja untuk Menyelesaikan Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Bandung Raya

Rabu, 16 Oktober 2019 | 16:06 WIB

191016160748-pt-kc.jpg

koranjakarta

KERETA cepat Jakarta-Bandung ditargetkan sudah mulai beroperasi 2021. Untuk mengejar target itu, PT Kereta Cepat Indonesia Cina (KCIC) mengerahkan sekitar 12.000 pekerja untuk menyelesaikan mega proyek tersebut.

Demikian diungkapkan Direktur Utama PT KCIC, Ir Chandra Dwiputra usai melaksanakan penandatangan memorandum of understanding (MoU) yang melibatkan PT WIKA, PTPN VIII, dan Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna di ruang kerja bupati, Ngamprah, Bandung Barata, Rabu (16/10/2019).

"Saat ini progres pekerjaan sudah mencapai 35 persen. Targetnya akhir 2020 seluruh pekerjaan beres dan kereta cepat Jakarta-Bandung sudah visa operasional 2021," kata Chandra.

Salah satu pekerjaan yang tengah dikerjakan adalah pembuatan terowongan yang membobol bukit. Dari trase Halim Perdanakusumah sampai Gedebage tercatat ada 14 terowongan.

"Kendala dalam pembangunan trase dan TOD atau stasiun pasti ada, tapi hingga sekarang masih bisa teratasi. Termasuk kalau nanti rmmasuki musim hujan, semua sudah kita antisipasi," jelasnya.

Bupati Bandung Barat mengungkapkan Mou yang dibangun ditandatangani oleh petinggi masing-masing BUMN. Yaitu, Direktur Utama PT WIKA Ir Tumiyana, Direktur Utama PTPN VIII Ir Wahyu.

Bupati mengungkapkan poin-poin dalam MoU tersebut menyangkut pembangunan sarana dan prasarana olahraga, pelebaran dan perbaikan akses Cikalongwetan -Cisarua dan akses jalan Cisomang-Cipeundeuy,pembangunan masjid dan pesantren.

"Rencananya sepekan ke depan akan ditindaklanjuti dengan perjanjian kerja sama (PKS). Dari PKS inilah akan ketahuan berapa alokasi anggaran yang dibutuhkan, termasuk bentuk bantuan ini apa CSR atau Comdev. Saya bersyukur bila semua bisa diwujudkan, bisa memberikan efek domino bagi kesejahteraan masyarakat Bandung Barat," paparnya.

Editor: Kiki Kurnia



Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA