DLH Juara KIP Kabupaten Bandung 2019

Bandung Raya

Selasa, 15 Oktober 2019 | 19:47 WIB

191015194852-dlh-j.jpeg

Humas Pemkab Bandung

DINAS Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bandung mendapatkan penghargaan sebagai peringkat pertama untuk kategori Utama Monitoring dan Evaluasi (Monev) Penerapaan Undang-undang (UU) Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Perangkat Daerah (PD) Tingkat Kabupaten Bandung Tahun 2019.

Dari lima kategori yang di monitoring dan evaluasi oleh Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfo) Kabupaten Bandung tersebut, DLH meraih posisi pertama untuk empat kategori. Antara lain kategori Ketersediaan Informasi Wajib Disediakan dan Diumumkan Secara Berkala, Pembentukan dan Keberadaan PPID, Standar Layanan Informasi Publik dan Ketersediaan Informasi yang Wajib Tersedia Setiap Saat.

Sedangkan, di peringkat dua pada kategori utama penerapan UU KIP ini diraih oleh Rumah Sakit Umum Daerah Majalaya, dan peringkat tiga diraih Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bandung. Sementara untuk di tingkat kewilayahan, peringkat pertama diraih Kecamatan Margahayu, peringkat kedua Majalaya dan peringkat ketiga Kecamatan Ciwidey.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bandung Drs. H. Teddy Kusdiana, M.Si mengatakan penghargaan-penghargaan tersebut jangan dijadikan sebagai tujuan akhir. Menurutnya yang terpenting adalah dari monev KIP ini hak masyarakat untuk mendapatkan informasi terpenuhi.

“Penghargaan ini harus menjadi cambuk dan motivasi bagi perangkat daerah lainnya untuk bisa mengoptimalkan penerapan UU KIP di perangkat daerahnya masing-masing”, ucap Sekda usai menyerahkan tropi penghargaan dalam acara Pemeringkatan Hasil Monev Penerapan UU KIP yang berlangsung di Bale Sawala Soreang, Selasa (15/10/2019).

Tampak hadir, Ketua Komisi Informasi (KI) Provinsi Jawa Barat, Dan Satriana dan Kepala Diskominfo Kabupaten Bandung, Ir.Atih Witartih serta unsur Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Pembantu di lingkup Pemkab Bandung.

Selaku Atasan PPID Utama Pemkab Bandung, sekda pun mengingatkan agar seluruh PD melalui PPID pembantu merespon cepat monev yang diagendakan tiap tahun tersebut. “Kegiatan ini harus menjadi momen pengingat akan tanggungjawab kita sebagai badan publik untuk terus meningkatkan kualitas layanan informasi kepada masyarakat,”imbuhnya.

Tak hanya itu, Teddy juga berpesan agar seluruh PPID Pembantu terus meningkatkan koordinasi dengan Diskominfo sebagai PPID Utama dalam mendukung kegiatan pemeringkatan monev KIP di tingkat Jawa Barat.

“Tahun 2019 ini, kita berhasil meraih penghargaan KIP untuk tiga kategori. Diantaranya adalah peringkat I untuk kategori Kelengkapan PPID. Dan ini merupakan hasil kerja keras seluruh perangkat daerah sekaligus menunjukan PPID Pembantu sebagai ujung tombak informasi pemerintah daerah. Semoga di tahun mendatang kita bisa memberikan layanan yang terbaik lagi untuk masyarakat Kabupaten Bandung,”, harapnya pula.

Kegiatan pemeringkatan tingkat Kabupaten Bandung ini mendapat apresiasi tinggi dari Dan Satriana. Dan menghimbau kegiatan ini dapat dilakukan hingga tingak desa dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

“Monev yang dilakukan Diskominfo Kabupaten Bandung ini memiliki dampak positif, oleh karena itu kami berharap monev ini dapat dikembangkan sampai tingkat pemerintah desa dan BUMD. Peringkat hanya untuk memotivasi, yang terpenting adalah bagaimana penerapan UU KIP di Kabupaten Bandung dirasakan maksimal oleh masyarakat,”ungkapnya.

Editor: Endan Suhendra



Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA