Ibu Rumah Tangga Dibekali Kesiapsiagaan Bencana Banjir

Bandung Raya

Selasa, 15 Oktober 2019 | 10:58 WIB

191015105732-ibu-r.jpg

bogor.net

Ilustrasi banjir.


SEBANYAK 43 ibu rumah tangga dilibatkan dalam pelaksanaan sosialisasi managemen bencana kesiapsiagaan ancaman banjir di daerah rawan bencana, khususnya di Desa Majalaya Kecamatan Majalaya Kabupaten Bandung, di Aula Desa Majalaya, Selasa (15/10/2019).

Untuk mengurangi risiko bencana itu, pemerintah berencana pada 2020 mendatang akan membangun 129 cekdam yang tersebar di 27 desa di 5 kecamatan yang masuk kawasan hulu Sungai Citarum. Yakni di Kecamatan Kertasari, Ibun, Pacet, Arjasari, dan Kecamatan Baleendah.

Ketua Pelaksana Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Bandung, Heri Kasyanto mengatakan, ancaman bencana, khususnya bencana banjir bisa terjadi setiap saat di wilayah Desa Majalaya. Karenanya ibu-ibu rumah tangga harus siap tanggap bencana.

Dalam menghadapi bencana banjir itu, imbuh Heri, secara psikologis dalam kesiapsiagaan apa yang harus dilakukan. Hal itu secara teknis disampaikan dalam pelatihan peningkatan kapasitas masyarakat untuk pengurangan risiko bencana banjir.

Di tempat sama, Anggota Panitia Pengabdian Kepada Masyarakat Enung mengatakan, pelatihan peningkatan kapasitas masyarakat dilaksanakan di Desa Majalaya, mengingat desa ini salah satu desa yang sering dilanda banjir pada setiap tahunnya.

"Kita ingin berkontribusi memberikan edukasi atau pelatihan dan sosialisasi peningkatan kapasitas masyarakat untuk pengurangan risiko bencana banjir kepada masyarakat di lingkungan rawan banjir," katanya.

Diungkapkan Enung, pelaksanaan ini pula berkaitan dengan Desa Majalaya sudah terbentuk desa siaga bencana (Destana) dan FPRB Desa Majalaya. Sehingga bisa dilaksanakan sharring untuk membentuk satu pemikiran dalam pengurangan risiko bencana.

Dari hasil penelitian di lapangan, Enung mengungkapkan, karakter banjir di Desa Majalaya beda dan tak separah di kecamatan lainnya, seperti di Baleendah, Dayeuhkolot dan Bojongsoang. Ia pun menilai pemerintah sudah konsen dalam penanggulangan banjir melalui penghijauan atau reboisasi di hulu Sungai Citarum. Hal itu dalam upaya mengurangi dampak banjir.

Editor: Dadang Setiawan

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA