Pemkot Cimahi Dapat Bantuan dari Pemprov Jabar Rp 105 Miliar untuk Proyek Underpass

Bandung Raya

Senin, 14 Oktober 2019 | 18:35 WIB

191014183801-pemko.jpg

PEMERINTAH Kota Cimahi mendapat bantuan dana sebesar Rp 105 miliar dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk membangun underpass di Jalan Sriwijaya, Kota Cimahi. Pembangunan fisik underpass tersebut akan dilaksanakan tahun 2020.

Pembangunan underpass itu untuk mengatasi permasalah kemacetan yang kerap terjadi, karena di jalan tersebut terdapat perlintasan sebidang kereta api.

"Insya Allah tahun 2020 (pembangunanya). Anggaran bantuan dari provinsi totalnya dengan manajemen konstruksinya kita mengajukan ke provinsinya Rp 105 miliar. Jadi untuk fisiknya Rp 102 miliar," ungkap Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Cimahi, Meity Mustika di Pemkot Cimahi Jln. Demang Hardjakusumah, Senin (14/10).

Menurut Meity, saat ini pihaknya sudah melakukan sejumlah persiapan, diantaranya mengajukan perijinan ke Kementrian Perhubungan (Kemenhub) RI.

"Underpass itu kan nantinya di bawah kereta api. Kita sudah mengajukan perijinan ke Kemenhub, mudah-mudahan dalam waktu dekat ini terbit. Kalau perijinan dari kemenhub-nya sudah terbit, kita akan minta perijinan ke PT KAI (Kereta Api Indonesia)," bebernya.

Ia mengatakan, Pemerintah Kota Cimahi saat ini sudah membuat kajian perencanaan berupa detail engineering design (DED).

"Berdasarkan perencanaan itu, panjang underpass Sriwijaya mencapai 850 meter. Lebarnya kurang lebih 12 meter dengan ketinggian sekitar 5,2 meter," katanya.

Titik awal underpass tersebut, lanjut Meity, yakni dari Jalan Urip Sumoharjo hingga ke arah Jalan Sriwijaya.

Dijelaskan Meity, rencana pembangunan underpass ini tidak terlepas dari timbulnya kemacetan yang kerap terjadi di wilayah tersebut.

Pihaknya berharap dengan pembangunan underpass ini dapat mengurangi persimpangan sebidang di Jalan Sriwijaya- Dustira. Serta kemacetan di kota Cimahi dapat berkurang.

Editor: Kiki Kurnia



Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA