Tahun Ini, 1600 Unit Rutilahu di Cimahi Direhabilitasi

Bandung Raya

Minggu, 13 Oktober 2019 | 18:30 WIB

191013183135-tahun.jpg

Laksmi Sri Sundari

SEBANYAK 1.600 unit rumah tidak layak huni (Rutilahu) di Kota Cimahi tahun ini direhabilitasi. Jumlah tersebut mengalami penambahan jika dibanding tahun lalu yang mencapai 1.535 unit.

Rutilahu yang direhabilitasi tahun ini terdiri dari 465 unit rumah bersumber dari APBD Kota Cimahi, 700 unit rumah bersumber dari APBD Provinsi Jawa Barat, 285 unit rumah bersumber dari APBN Kemenpupera yang merupakan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), serta 150 unit rumah bersumber dari APBN Kemenkeu (rumah swadaya /ruswa).

Wali Kota Cimahi, Ajay M. Priatna menjelaskan, Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) melaksanakan kegiatan perbaikan rutilahu bantuan provinsi, yaitu stimulan bagi masyarakat berpenghasilan rendah untuk meningkatkan keswadayaan dalam pemenuhan rumah layak huni.

"Sehingga diharapkan penerima bantuan mampu menyelesaikan rumah yang diperbaikinya," ujarnya saat membuka kegiatan Pertemuan Koordinasi Badan Keswadayaan Masyarakat ( BKM) dan Masyarakat Penerima Manfaat Program Perbaikan Rutilahu Bantuan Provinsi Tahun Anggaran 2019 di gedung Cimahi Technopark Jln. Baros, Minggu (13/10/2019).

Menurut Ajay, warga yang berhak menerima bantuan program Rutilahu harus memenuhi persyaratan. Diantaranya bukti kepemilikan tanah sah, kondisi ekonomi pemilik memang kurang mampu, belum pernah mendapat bantuan serupa, dan memiliki KTP/KK Cimahi.

"Karena banyak anggota masyarakat yang masih membutuhkan untuk mendapatkan bantuan dari program rutilahu ini, saya berharap dari tahap seleksi, usulan, verifikasi dan penetapan, dilaksanakan dengan teliti dan benar-benar, sesuai dengan kondisi nyata di lapangan. Sehingga tidak menimbulkan polemik di masyarakat," bebernya.

Editor: Kiki Kurnia



Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA