Aliansi Ormas Islam Bandung Barat Siap Bersinergi dengan DPRD Setempat

Bandung Raya

Minggu, 13 Oktober 2019 | 16:24 WIB

191013161553-alian.jpg

Dicky Mawardi

ALIANSI Ormas Islam Kabupaten Bandung Barat siap menjadi mitra strategis DPRD Kabupaten Bandung Barat. Organisasi yang beranggotakan sejumlah tokoh Islam ini memiliki garapan yang tidak hanya terkait urusan akhlak ummat. namun juga memiliki kontribusi dalam berbagai problematika di masyarakat.

"Pekan lalu kami sempat mengadakan pertemuan dengan Komisi 4 DPRD Kabupaten Bandung Barat. Banyak hal yang disampaikan, salah satunya kesiapan kami menjadi.mitra strategis Komisi 4," kata Ketua Aliansi Ormas Islam Kabupaten Bandung Barat, KH. Aa Maulana melalui telepon, Minggu (13/10/2019).

Menurutnya, Aliansi Ormas Islam Kabupaten Bandung Barat berharap dijadikan mitra strategis oleh Komisi 4 DPRD dalam menyusun berbagai program kerja yang menjadi garapan Komisi 4.

"Terutama bidang pendidikan, ketenagaan kerjaan, pemberdayaan ekonomi ummat dan kesehatan. Kami tidak hanya sekedar melakukan pembinaan terkait urusan akhlak tapi juga berbagai permasalahan kemasyarakatan. Pada dasarnya kami dengan dewan memiliki tujuan sama, ikut membangun dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat baik rohani maupun spiritualnya," paparnya.

Ia mengatakan, Dewan merespon apa yang diharapkan Aliansi Ormas Islam Kabupaten Bandung Barat. Ketua Komisi 4 Bagja Setiawan yang menerima audensi, berjanji akan ikut meminta sumbang saran dari Aliansi Ormas Islam dalam membahas setiap program kerja.

Sebelumnya, Aliansi Ormas Islam Kabupaten Bandung Barat sudah beraudensi dengan Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna. Meminta kepada Pemkab Bandung Barat memberikan perhatian khusus kepada para guru agama di berbagai daerah. Mengingat peran mereka di dalam membentuk ahlak masyarakat sangat besar.

"Peran guru agama itu tidak bisa dipandang sebelah mata. Mereka mau mengabdi demi masyarakat yang tinggal di pelosok. Tugas mulia yang diembannya demi terwujudnya masyarakat yang produktif dan beraklak luhur," kata Aa Maulana.

Menurutnya, bupati sangat merespon dengan apa yang disampaikan para kyai dan tokoh pesantren se-Bandung Barat tersebut.

Ia dan para kyai lainnya memandang bahwa penopang keberhasilan pembangunan adalah sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas dan beraklak,. Maka dari itu aliansi meminta Pemkab Bandung Barat senantiasa aktif menggalakan kegiatan yang bertujuan membentuk akhlak luhur masyarakat Bandung Barat yang berlandaskan pada kegiatan nilai-nilai agamis.

"Bagaimana pun juga tidak akan berarti apa-apa jika pembangunan fisik berhasil tapi pembangunan moralnya gagal. Keduanya harus seimbang, pembangunan fisik ya begitupun moralnya terjaga dengan baik," tuturnya.

Bukan hanya tentang guru agama yang disampaikan dalam audensi tersebut, tambah Aa Maulana, melainkan juga berbagai persoalan yang dihadapi Bandung Barat.

Editor: Kiki Kurnia



Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA