Ikadin Bandung Gelar Konsultasi Hukum Secara Gratis

Bandung Raya

Minggu, 13 Oktober 2019 | 14:10 WIB

191013141144-ikadi.jpg

Lucky M. Lukman

SEBAGAI pengemban profesi mulia dan terhormat (ojicium nobile), para advokat yang tergabung di Dewan Pimpinan Cabang Ikatan Advokat Indonesia (DPC Ikadin) Bandung dan Pos Bantuan Hukum (Posbakum) Ikadin Bandung menggelar kegiatan ke masyarakat.

Kegiatan bertajuk "Konsultasi Hukum Gratis dan Sosialisasi Kegiatan DPC Ikadin Bandung" tersebut digelar di area Car Free Day (CFD) Dago, Jalan Ir. H. Djuanda, Kota Bandung, Ahad (13/10/2019).

Ketua DPC Ikadin Bandung, Veena Devi Mutiram menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari program kepengurusan DPC Ikadin Bandung yang baru. Sebagai organisasi perjuangan, Ikadin Bandung ingin menunjukkan eksistensinya dalam memberikan kontribusi kepada masyarakat.

"Kami ingin tunjukkan bahwa kami ada. Kegiatan memang baru dimulai hari ini, tapi akan berkelanjutan setiap pekan sehingga bisa terus memberikan konsultasi hingga ke grassroot. Ini merupakan bentuk pengabdian kami kepada masyarakat, dengan tujuan agar masyarakat semakin melek hukum," tutur Veena, kepada wartawan di sela kegiatan.

Veena menambahkan, area CFD dipilih karena menjadi tempat berkumpulnya berbagai kalangan. Dengan begitu, informasi mengenai keberadaan pojok sosialisasi dan konsultasi hukum DPC Ikadin Bandung di depan RS Borromeus bisa lebih cepat menyebar.

"Alhamdulillah responnya sangat baik, tadi sudah banyak yang datang dan langsung konsultasi masalah hukum secara gratis. Ada yang soal hukum priblvat yang sifatnya orang perorangan seperti sengketa dagang/bisnis, pertanahan, atau yang menyangkut hukum keluarga seperti waris, hibah, perceraian dll. Advokat kami juga menerima konsultasi hukum pidana," terang Veena.

Sementara yang disosialisasikan dalam kegiatan tersebut yaitu yang berhubungan dengan pendidikan, baik Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) yang diselenggarakan bersama DPC Peradi Bandung dan Universitas Maranatha maupun Pendidikan Berkelanjutan Profesi Advokat (PBPA) yang bekerjasama dengan organisasi profesi lain yang berhubungan dengan pekerjaan seorang Advokat.

Salah satunya dengan Perkumpulan Profesi Likuidator Indonesia (PPLI) yang mempunyai kompeten untuk mengeluarkan Sertifikat Profesi sesuai Permenristekdikti Nomor 59 Tahun 2018 tentang Ijazah, Sertifikat Kompetensi, Sertifikat Profesi, Gelar dan Tata Cara Penulisan Gelar di Perguruan Tinggi.

"Ke depan, kami juga berencana mendatangi sekolah dengan mobil konsultasi keliling. Kami akan berikan pemahaman kepada anak usia sekolah tentang masalah hukum dan masalah yg berpotensi melanggar hukum seperti bullying atau pelecehan seksual," tuturnya.

Untuk hari kerja, konsultasi dilakukan di sekretariat DPC Ikadin Bandung, Jalan Surapati No. 203 dan di Posbakum Ikadin di Pengadilan Negeri Bandung Jalan L.L.R.E. Martadinata.

Dalam kegiatan tersebut, DPC Ikadin Bandung pun turut mengkampanyekan Go Green, yaitu dengan tidak mempergunakan peralatan makan atau minum sekali pakai berbahan dasar plastik. Sebagian advokat bahkan sempat turun membersihkan sampah di jalanan bersama dengan sejumlah pelajar.

Di tempat yang sama, Ketua Posbakum Ikadin Bandung, Dikdik Sumaryanto mengatakan, pihaknya telah banyak membela perkara-perkara Pro Bono dan Pro Deo bagi masyarakat tidak mampu di Kota Bandung dan sekitarnya sejak tahun 2000. Selama ini, pelayanan dilakukan di Pengadilan Negeri Bandung.

"Jadi hari ini kami sentuh langsung masyarakat. Kami lebih ingin agar bisa lebih menyatu dengan lapisan masyarakat. Jadi mereka jika ingin konsultasi tak harus ke pengadilan. Semangat kami adalah yang kami canangkan inu bisa benar-benar dapat menyentuh lapisan masyarakat paling bawah," terang Dikdik.

Editor: Brilliant Awal



Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA