Usai Salat Istisqa, Kota Soreang Langsung Diguyur Hujan

Bandung Raya

Kamis, 10 Oktober 2019 | 19:29 WIB

191010192956-usai-.jpg

MENGAHADAPI musim kemarau yang berkepanjangan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung menggelar Salat Istisqa berjamaah. Bersama ratusan masyarakat seputar Kota Soreang, Bupati Bandung H. Dadang M. Naser beserta jajarannya melakukan salat sunat tersebut di Lapangan Upakarti Komplek Pemkab Bandung-Soreang, Kamis (10/10/2019).

Salat yang dilakukan dalam upaya memohon hujan kepada Allah ini, dipimpin oleh K H. Busyiri Muslim, Pimpinan Pondok Pesantren Al-Burdah Kutawaringin. Tampak para alim ulama, para santri, pelajar dan unsur Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemkab Bandung turut berjamaah melaksanakan salat itu.

“Alhamdulillah, Allah mendengar do’a kita semua dan diijabah. Siang tadi di Soreang, turun hujan. Ini bagian dari ikhtiar kami untuk mengharap rida-Nya menghadapi kekeringan yang sudah dinyatakan siaga satu. Beberapa titik api juga sudah mulai masuk ke beberapa hutan lindung kita. Semoga hujan cepat turun juga di wilayah lainnya, terutama di titik api kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Sehingga pemadaman menjadi lebih mudah,” harap Dadang Naser.

Bupati menilai, bencana datang akibat ulah tangan manusia. Manusia kadang mengabaikan aturan dan etika. Dalam kasus karhutla saat ini, kata bupati manusia tidak bersahabat dengan alam dan lingkungan. “Habluminannas, habluminallah dan hablum minal a’lam ini yang harus kita perkuat lagi. Hal-hal yang sederhana adalah tidak membuang sampah sembarangan atau rajin membersihkan gorong-gorong saat nanti musim hujan,” tegas Dadang Naser.

Sementara dalam khotbahnya, Busyiri Muslim menyampaikan salat sunat istisqa perintah yang dicontohkan Rasulullah. Salat istisqa, kata Busyiri adalah salat yang jarang dilakukan. Salat istisqa dilakukan tergantung dengan kondisi, seperti menghadapi kemarau yang cukup panjang, sehingga menyulitkan manusia untuk mendapatkan air.

“Dalam menghadapi musim kemarau yang panjang ini tentunya dibutuhkan kesabaran dan keikhlasan. Jangan putus berdo’a agar segala upaya yang kita lakukan, mendapat berkah dari Allah Subhannahu Wa Ta’ala,” ucap Busyiri.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA