Ekosistem Gojek Dukung Pendapatan Berkelanjutan Mitra Gojek dan Partner UMKM GoFood

Bandung Raya

Kamis, 10 Oktober 2019 | 18:53 WIB

191010185413-ekosi.jpeg

ist

Wildan Kesuma Head Regional Corporate Affairs, bersama dengan Aji Purnomo, mitra Gojek yang juga merchant GoFood Cau Ajip, serta Halimin mitra Gojek, berfoto bersama dalam sesi Ngobrol Bareng Gojek.

SEBAGAI perusahaan super-app terdepan di Indonesia, Gojek berkomitmen untuk mensejahterakan para pelaku ekonomi mikro dan pekerja sektor informal yang tergabung dalam ekosistemnya, termasuk mitra driver dan partner UMKM GoFood. Komitmen ini didorong melalui ragam inovasi dan inisiatif yang fokus membangun fondasi kesejahteraan mitra secara berkelanjutan untuk menghadirkan dampak sosial yang menyeluruh.

Inovasi dan inisiatif yang dikembangkan juga tidak hanya terbatas untuk mitra Gojek saja, tapi juga untuk partner UMKM GoFood juga. Bagi para partner UMKM GoFood, Gojek memiliki aplikasi khusus partner GoFood yang bernama GoBiz.

Head Regional Corporate Affairs Gojek,  Wildan Kesuma dalam acara "Ngobrol Bareng Gojek" di Hotel Moxy Dago,  Jln. Ir. H. Djuanda, Bandung, Kamis (10/10/2019), mengatakan, dari sisi teknologi, Gojek mengembangkan ekosistem pengelolaan bisnis yang lengkap dan menyeluruh, sehingga dapat dikelola secara mandiri oleh partner GoFood melalui aplikasi GoBiz.

"Sebagai pengguna GoBiz, pesanan dari pelanggan akan secara otomatis masuk ke aplikasi, dimana mitra Gojek berperan sebagai pengantar pesanan ke pelanggan," katanya.

Dengan adanya fitur pengaturan status buka-tutup restoran dalam GoBiz, lanjutnya, partner UMKM GoFood akan memiliki fleksibilitas lebih tinggi mengenai jam operasional restorannya. "Memanfaatkan fitur ini, maka partner juga akan memiliki peluang untuk memberikan pelayanan yang baik kepada konsumennya, sekaligus memudahkan mitra Gojek yang akan mengambil pesanan GoFood," ungkapnya.

Fitur lain yang bisa didapatkan dari GoBiz lanjutnya, berupa pengaturan ketersediaan menu yang memungkinkan partner untuk memberitahu para pelanggan ketika stok makanan tertentu telah habis atau sedang tidak tersedia. Bahkan partner pun bisa mengubah informasi menu dan kategori menu secara langsung menggunakan GoBiz.

"Fasilitas ini akan berguna untuk mengurangi jumlah pembatalan pesanan. Selain itu, aplikasi GoBiz juga dilengkapi dengan validasi pemesanan untuk mengurangi penipuan dan memastikan daftar pesanan secara akurat," kata Wildan.

Manfaat lainnya bagi pengguna GoBiz yang juga rekan usaha GoPay adalah, mereka dapat menerima pembayaran GoPay Offline dengan GoBiz. Partner GoBiz tidak perlu lagi mengecek riwayat transaksi pesanan dari GoFood maupun GoPay Offline secara terpisah.

"Untuk mendaftar pun relatif mudah, karena pendaftaran dapat dilakukan secara online tanpa harus datang ke kantor dan tinggal mengikuti tahap-tahap yang tercantum di situs https://www.gojek.com/go-food/bisnis/#!/registration," papar Wildan.

Wildan mengungkapkan, inovasi GoBiz telah memberikan manfaat yang sangat baik dari para partner UMKM GoFood. Hal ini tercermin dari hasil riset Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia yang menyatakan bahwa kontribusi ekonomi partner GoFood untuk perekonomian Indonesia di tahun 2018 mencapai Rp18 triliun.

"Manfaat dari teknologi Gojek juga langsung terlihat pada performa bisnis partner UMKM GoFood. Hal ini tercermin dari 72% responden UMKM yang mengalami kenaikan klasifikasi omzet setelah mereka menggunakan aplikasi GoBiz. Sementara itu 93% responden UMKM mengalami peningkatan volume transaksi setelah mereka menggunakan aplikasi GoBiz. Selain itu GoBiz memberikan fitur-fitur terbaiknya agar lebih memudahkan mitra untuk berjualan,” tambah Wildan.

Selain di tingkat nasional, trend positif dari teknologi partner GoFood ini juga terjadi di tingkat regional. Partner GoFood di Bandung juga menunjukkan peningkatan dari segi jumlah order maupun omzet. “Trend perkembangan GoFood di tingkat nasional juga terlihat di Jawa Barat dengan jumlah order yang tumbuh tiga kali lipat dalam periode 2017-2018. Di wilayah ini, jumlah partner GoFood pun telah tumbuh hampir tiga kali  lipat dalam periode yang sama," paparnya.

Sangat membantu

Manfaat GoBiz telah dirasakan Aji Purnomo, salah seorang partner UMKM GoFood  yang menjual pisang nugget "Cau Ajip" dari rumahnya. Pria yang dulunya seorang pengusaha kacamata ini mengungkapkan bagaimana fitur yag dikembangkan Gojek ini sangat membantu kesehariannya.

“Sebelum memutuskan menjadi partner GoFood saya bergabung menjadi mitra Gojek di bulan September 2015," kata Aji yang hadir di acara "Ngobrol Bareng Gojek"

Dua tahun menjadi mitra Gojek, Aji tertarik mengembangkan usaha kuliner karena melihat potensinya yang cukup besar di Kota Bandung. "Tahun 2017 saya memulai usaha sate taichan yang kemudian saya tambahkan juga menu pisang nugget karena tingginya minat konsumen," katanya.

Aji mengaku, bersama Gojek sejak tahun 2015, kualitas hidupnya menjadi lebih baik. Bahkan ia berencana menambah cabang Cau Ajip.

Selain Aji, acara "Ngobrol Bareng Gojek" dihadiri juga oleh Halimin, mitra Gojek yang bergabung bersama Gojek sejak tahun 2017. Halimin merupakan mitra yang memenangkan motor dari program mystery customer Gojek karena konsistensinya dalam menggunakan atribut Gojek.

Halimin juga merupakan mitra Gojek yang konsisten dalam hal menjalankan layanan. Berkat konsistensinya dalam mengambil pesanan dan memberikan pelayanan prima, Halimin berhasil mendapatkan banyak pesanan hingga mampu meningkatkan kesejahteraan keluarganya.

Dengan menjadi mitra Gojek, Halimin kini memiliki pendapatan dua kali lebih banyak dari pekerjaan sebelumnya sebagai ojek pangkalan. Selain itu, ia telah mampu mewujudkan impiannya untuk memiliki rumah sendiri dan mengumpulkan tabungan untuk keluarga.


Editor: Dadang Setiawan

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA