Anggaran Pendidikan Kota Bandung Tahun 2020 Menurun

Bandung Raya

Kamis, 10 Oktober 2019 | 17:54 WIB

191010174554-angga.jpg

net

Ilustrasi.

ANGGOTA Komisi D DPRD Kota Bandung, Yusup Supardi mengatakan, anggaran pendidikan Kota Bandung untuk tahun 2020 mendatang mengalami penurunan. Sehingga anggaran pendidikan tersebut belum mencapai seperti ketentuan Undang-Undang 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

"Untuk alokasi anggaran pendidikan pada belanja langsung tahun 2020 sekitar Rp 700 miliar lebih, yang dibandingkan dengan 2009 sebesar Rp 900 miliar lebih. Maka anggaran pendidikan Kota Bandung menurun drastis," ungkapnya di Gedung DPRD Kota Bandung, Jln. Sukabumi, Kota Bandung, Kamis (10/10/2019).

Menurutnya, berdasarkan hasil evaluasi, maka besaran anggaran pendidikan Kota Bandung mencapai kurang lebih sekiyar Rp 1,4 triliun. Dimana nilai anggaran tersebut, sudah termasuk gaji pendidikan dan biaya pendidikan kedinasan.

Walau demikian, sesuai Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional maka minimal anggaran pendidikan 20 persen dari total APBD, tidak termasuk gaji dan biaya pendidikan kedinasan.

Oleh karena itu, jika dikurangi dengan gaji dan biaya pendidikan, maka anggaran pendidikan di Kota Bandung, hanya pada angka Rp 700 miliar lebih atau pada kisaran 11 persen dari APBD Kota Bandung.

"Tentu ini merupakan teguran ke Pemkot Bandung, agar menambah alokasi belanja pendidikan di APBD 2020," katanya.

Dengan kondisi tersebut, maka Ia yang juga merupakan anggota Badan Anggaran (Banggar) menegaskan dengan adanya ketidaksinkronan data tersebut, maka DPRD Kota Bandung meminta kepada Pemkot Bandung untuk memastikan anggaran pendidikan memenuhi kuota 20 persen.

"Karena kami sudah sering mengingatkan supaya porsi anggaran pendidikan sesuai dengan undang-undang," ujarnya.

Diakuinya turunnya besaran anggaran pendidikan tahun ini dibandingkan tahun sebelumnya, diduga karena adanya defisit neraca keuangan.

"Kita melihat bahwa belakangan ini, adanya permasalahan dalam neraca keuangan Pemkot Bandung. Sehingga terjadi pengurangan dan pergeseran anggaran yang cukup besar," ucapnya.

Politisi PKB tersebut, berharap jika anggaran pendidikan memang sudah di atas 20 persen, maka pihaknya meminta agar Pemkot Bandung segera menyampaikan tanggapannya.

"DPRD Kota Bandung memberi ruang bagi pemkot untuk menyampaikan tanggapannya," tambahnya.

Editor: Dadang Setiawan

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA