Revitalisasi Taman Gedung Sate Akan Habiskan Rp 14,9 Miliar

Bandung Raya

Rabu, 9 Oktober 2019 | 17:26 WIB

191009171637-revit.jpg

Anthika Asmara

SEJUMLAH sudut Gedung Sate sedang di revitalisasi dengan akses konsep yang lebih terbuka untuk masyarakat. Revitalisasi tersebut akan menghabiskan anggaran sebesar Rp 14,9 Miliar.

Pembangunan revitalisasi yang sedang berlangsung saat ini direncanakan rampung akhir tahun ini sehingga tahun 2020 Gedung Sate akan memiliki wajah baru.

Kepala Biro Umum Setda Jabar, Iip Hidajat mengatakan, revitalisasi tersebut meliputi taman di halaman depan dan belakang. Proses pengerjaan sudah dimulai pekan lalu secara marathon.

"Halaman depan rencananya mau dibikin plaza dan penataan taman ada air mancurnya. Halaman belakang itu juga sama, jadi ada penataan taman dan kantin ada panggung besar," kata Iip saat dihubungi via telepon genggam, Rabu (9/10/2019).

Iip menuturkan, konsep taman baru di Gedung Sate nantinya menyerupai milik Balai Kota Bandung. Hanya saja ada sentuhan sedikit berbeda disesuaikan dengan arsitektur Gedung Sate.

"Kayak di Bandung saja, tapi gayanya disesuaikan dengan arsitektur Gedung Sate. Beda Gedung Sate dan Balai Kota," ujarnya.

Iip menegaskan, proyek revitalisasi ini sudah melalui kajian mendalam dengan melibatkan berbagai pihak khususnya tim cagar budaya Bandung. Pihaknya tidak ingin nanti menjadi persoalan.

"Jadi kita sangat hati-hati makanya kita koordinasi dan kolaborasi dengan ahli, jadi sisi mana yang dimungikinkan dipercantik atau dibangun, tidak boleh mana, kita taat asas. Jadi semua membahas jadi kajian dan DED, baru dilelangkan," ucap dia.

Menurutnya taman-taman di Gedung Sate nantinya sangat terbuka diakses masyarakat. Pihaknya ingin masyarakat tidak hanya berkumpul di halaman depan Gedung Sate saja melainkan spot-spot lainnya.

"Nah kenapa tidak di belakang biar leluasa, lalu lintas juga tidak terganggu, karena lebih luas halaman belakang. Hampir tiap minggu orang ingin di gesat, jadi akses masyarakat terpenuhi kita siapkan dari sisi kenyamanan, estetika," kata dia.

Pihaknya menargetkan pengerjaan revitalisasi taman ini selesai akhir tahun 2019. Pihaknya sudah meminta kontraktor untuk mengantisiapsi cuaca hujan dengan menggunakan skema sift.

"Pokoknya kita mintanya komitmen Desember harus sudah beres. Revitalisasi ini DPA kita Rp 18 miliar, pemenang lelangnya karena terbuka Rp 14,9 miliar nilai kontraknya," tutur Iip.

Editor: Dadang Setiawan

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA