Pemkot Bandung Akan Evaluasi Rekayasa Lalin di Kawasan Sukajadi-Cipaganti

Bandung Raya

Selasa, 8 Oktober 2019 | 18:17 WIB

191008180938-pemko.jpg

dok

Ilustrasi.

PEMERINTAH Kota Bandung berencana melakukan evaluasi rekayasa lalu lintas di kawasan Sukajadi-Cipaganti. Evaluasi segera dilakukan Pemkot sebab rekayasa kawasan tersebut memunculkan sejumlah titik kemacetan baru.

"Saya minta (Dinas Perhubungan) evaluasi, memang ada beberapa upaya yang akan dilakukan. Salah satunya itu rencananya akan didiskusikan lagi dengan Polrestabes," ujar Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana saat ditemui awak media, Selasa (8/10/2019).

Yana menjelaskan, sejumlah titik kemacetan baru yang muncul akibat rekayasa kawasan ini diantaranya Perempatan Sukajadi-Pasirkaliki. Di sana, Dishub Kota Bandung melakukan contraflow untuk mencoba menguras volume kendaraan yang mengarah ke Jalan Sukajadi maupun Jalan Dr Djunjunan.

"Itu contraflow yang di Pasteur agak panjang, mulai dari pintu masuk Bio Farma, semakin dekat dengan Cipaganti. Ini kan dari arah Otten ada dua jalur untuk memasuki Pasteur. Akhirnya terjadi pertemuan dua arus kendaraan dan akhirnya menyendat arus lalu lintas," imbuh Yana seperti dilansirkan prfmnews.

Sementara di wilayah Sukajadi-Setiabudi, titik kemacetan baru muncul di seputaran Jalan Bungur dan Cemara. Pertemuan dua arus kendaraan turut menjadi penyebab munculnya titik kemacetan baru di wilayah Kecamatan Sukajadi tersebut.

"Ini belum bisa kita permanenkan. Masih terus kita lakukan evaluasi. Karena ini kan rekayasa kawasan, ini banyak jalan penghubung lain yang berkaitan," tandas Yana.

Editor: Dadang Setiawan

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA