33 Calkades di Majalaya Bacakan Deklarasi Damai

Bandung Raya

Selasa, 8 Oktober 2019 | 11:24 WIB

191008112539-33-ca.jpg

Engkos Kosasih

SEBANYAK 33 calon kepala desa di 8 desa di Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung mengikuti deklarasi damai jelang pelaksanaan pemilihan kepala desa (pilkades) tingkat Kecamatan Majalaya di Aula Kecamatan Majalaya Kabupaten Bandung, Selasa (8/10/2019).

Deklarasi damai itu dilaksanakan jelang pilkades serentak pada Sabtu (26/10/2019) mendatang. Para calon kepala desa juga turut menandatangani pernyataan deklarasi damai pilkades serentak pada spanduk atau baliho yang sudah disiapkan.

Penandatangan deklarasi damai pilkades serentak disaksikan Muspika Majalaya, yakni Camat Majalaya Drs. H. Ika Nugraha, Kapolsek Majalaya Kompol H. Kurnia dan Danramil 0905/Majalaya Kapten Inf. Agus Sumpena dan Sekcam Majalaya Heri Mulyadi.

Deklarasi damai pilkades serentak yang dibacakan Kasi Pemerintahan Kecamatan Majalaya Agung Rahadian, para calon kepala desa sepakat bersama-sama akan mematuhi dan melaksanakan setiap tahapan pilkades damai, sopan, bermartabat demi terselenggaranya demokrasi lebih baik bagi masyarakat.

Agung Rahadian membacakan, para kades untuk memenuhi dan mekaksanakan terhadap segala peraturan perundang-undangan yang berlaku dengan cara mengedepankan etika dan moralitas. Para calon kepala desa bertekad siap menang dan kalah pada pilkades serentak.

Lebih lanjut Agung Rahadian menyebutkan, para calon kepala desa tidak akan melakukan pelanggaran hukum pidana, perdata dan pelanggaran lalulintas. Para calon kepala desa dan seluruh stickholder untuk menciptakan situasi kondusif.

Camat Majalaya Drs. Ika Nugraha menegaskan, Forum Pimpinan Kecamatan Majalaya, termasuk para calon kades kaitan pilkades ingin berjalan aman, damai, kondusif, sukses, tanpa ekses.

"Menuju hal tersebut adalah tanggugjawab bersama semua komponen yang terlibat dalam mensukseskan jalannya pilkades yang damai," kata Ika.

Setelah deklarasi damai ini, lanjut Ika, akan dilaksanakan deklarasi damai pilkades serentak tingkat Kabupaten Bandung di Soreang 17 Oktober mendatang. "Deklarasi damai pilkades serentak tingkat Kabupaten Bandung melibatkan 199 desa dan 30 kecamatan. Hanya satu kecamatan, yaitu Kecamatan Baleendah yang tak melaksanakan pilkades," kata Ika.

Ia berharap kepada Badan Permusyawaratan Desa, Panwas dan para pendukungnya untuk sama-sama menciptakan situasi kondusif sesuai tahapan. Pelaksanaan pilkades serentak ini benar-benar amanah dan membawa desanya ke hal yang lebih baik untuk mensejahterakan masyarakat.
Kapolsek Majalaya Kompol H. Kurnia tak mengharapkan karena pelaksanaan pilkades terjadi perpecahan di antara warga. "Semua harus bersatu," harap Kurnia.

Ia mengatakan, dalam pelaksanaan pilkades ini menyisakan waktu tiga minggu lagi. "Jangan menanamkan kebencian, dengki, permusuhan karena akan menguras tenaga. Hidup jangan sampai susah. Biasa saja. Bagaimana calon kades beriringan ke suatu tempat supaya terlihat ada persaudaraan. Tidak manyun karena cape," paparnya.

Menurutnya, manusia sejak lahir sudah diatur oleh Allah SWT. "Maka syukuri saja," ucapnya.

Ia mengatakan, dari delapan desa yang melaksanakan pilkades itu melibatkan 22.000 hak pilih. Mereka merupakan massa calon kepala desa. "Tolong pada saat pelaksanaan tertib, silahkan sampaikan hak pilihnya," harapnya.

Dalam pelaksanaan pilkades serentak, imbuh Kurnia, bisa mencontoh pelaksanaan pilpres dan pileg berlangsung aman dan kondusif. "Pilkades serentak tingkat Kecamatan Majalaya berharap aman, bersahabat dan tersenyum. Tolong dijaga betul massanya," harapnya.

Danramil 0905/Majalaya Kapten inf Agus Sumpena mengatakan, deklarasi damai harus benar-benar dibuktikan damai dalam pelaksanaan pilkades serentak. "Ini kewajiban kita bersama. Saya harap dan percaya bisa menjaga ketertiban dan pernyataan damai. Saat pencoblosan kemudian ada perbedaan, jadikan perbedaan menjadi kebersamaan. Saya berharap pilkades serentak berjalan aman tertib sukses tanpa ekses. Saya berharap pilkades di Majalaya terbaik. Itu tanggung jawab bersama," pungkasnya.

Editor: Endan Suhendra

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA