Polda Jabar Keluarkan Surat Penghentian Penyelidikan Kasus Yosse

Bandung Raya

Senin, 7 Oktober 2019 | 15:50 WIB

191007155034-polda.jpg

Remy Suryadie

PENYIDIK Penyidik Ditreskrimum Polda Jabar mengeluarkan surat Ketetapan Penghentian Penyelidikan terkait laporan tindak pidana yang diatur pasal 289 dan atau pasal 335 KUHPidana atas pelapor SS, terhadap pelapor Yosse, SE. Surat ketetapan tersebut berbentuk Surat Ketetapan tentang Penghentian Penyelidikan nomor S.Tap /186/IX/2019/Ditrskrimum ditandatangani Direktur Ditreskrimum Polda Jabar, Kombes Iksantyo Bagus Pramono pada 19 September 2019.

Menurut kuasa hukum Yosse, Aldis Shandika kepada wartawan di Jalan Lembong, Kota Bandung pada Senin (7/10/2019), mengatakan, dalam surat itu, memutuskan untuk menghentikan penyelidikan atas laporan pengaduan dari perempuan berinisial Ss karena dugaan tindak pidana sebagaimana diatur di Pasal 289 KUH Pidana.

"Betul, kami sudah menerima surat tersebut untuk klien kami bernama Yosse," ujar Aldis.

Dijelaskan Aldis, kasus itu bermula saat Yosse dilaporkan ke Polda Jabar karena kasus dugaan tindak pidana dugaan pencabulan. Baik Yosse dan ‎SS, terjadi kesalah pahaman kemudian akhirnya melaporkan perbuatan Yosse ke polisi. Namun belakangan, polisi tidak menemukan alat bukti pendukung lain untuk meningkatkan penyelidikan ke penyidikan.

"Kami apresiasi langkah penyidik Ditreskrimum Polda Jabar yang sudah bekerja profesional selama penyelidikan hingga akhirnya keluar surat penghentian penyelidikan," ujarnya. ‎

Langkah penyidik mengumpulkan dua alat bukti sebagai bentuk profesionalitas Polri dalam menangani setiap pengaduan laporan dari masyarakat. Apapun yang dihasilkan, pihaknya menghormati keputusan penyidik.

"Termasuk dengan adanya surat penghentian penyelidikan ini. Itu bentuk polisi bekerja menangani laporan serta profesional menindak lanjutinya," ujar Aldhis. ‎


Editor: Dadang Setiawan

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA