Mahasiswa Telkom University Gelar Doa dan Teatrikal

Bandung Raya

Jumat, 4 Oktober 2019 | 22:14 WIB

191004221518-mahas.JPG

ist

BERAGAM bencana alam dan kerusuhan terjadi di berbagai daerah di Indonesia. Tidak sedikit yang tertimpa musibah dari kejadian-kejadian tersebut.

Melihat hal tersebut ratusan mahasiswa Telkom University menggelar kegiatan doa bersama di halaman Gedung Tokong Nanas Telkom University, Jumat (4/10/2019) malam .

Kegiatan ini seutuhnya merupakan sebuah aksi solidaritas untuk indonesia damai melalui doa bersama yang dilakukan oleh seluruh sivitas akademika Tel-U yang berasal dari beragam suku dan kepercayaan dari berbagai daerah di Nusantara.

Seluruh jajaran pimpinan juga turut hadir pada kegiatan ini, Rektor Telkom University, Prof. Dr. Adiwijaya membuka acara ini dengan menghimbau untuk terus menjaga persatuan dan harmoni diantara keluarga besar sivitas akademika Tel-U.

“Telkom University memiliki mahasiswa yang beragam suku budaya, insyaallah kita bisa membangun bangsa ini dengan baik. Kebersamaan kita malam ini, akan memudahkan langkah kita untuk menggerakan bangsa ini. Semoga kita semua diberikan keberkahan,” kata Adiwijaya.

Semua hadirin disuguhkan teatrikal oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Teater TITIK, pesan yang disampaikan dalam pertunjukan teatrikal tersebut adalah bait-bait puisi tentang keadaan Indonesia saat ini, divisualisasikan dengan adanya tokoh ibu pertiwi yang sedang menanam pohon kering. Di genggamnya lambang pancasila oleh ibu pertiwi yang tubuhnya terikat dan terkekang oleh kertas kertas kepiluan seakan ia sedang memperjuangkan ideologi NKRI yang kian bias dalam masyarakat.

Di penghujung acara, lima mahasiswa yang mewakili lima kepercayaan berbeda memimpin untuk melakukan doa bersama. Momen ini begitu langka terjadi di Telkom University, tapi malam ini keluarga besar Tel-U dapat membuktikan keberagaman adalah uniqueness yang dimiliki oleh bangsa Indonesia.

Editor: Dadang Setiawan

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA