Imam : Ada 2.053 Ruang Kelas yang Alami Kerusakan di KBB

Bandung Raya

Jumat, 4 Oktober 2019 | 15:51 WIB

191004155612-imam-.jpg

whatsapp

Sebanyak  977 ruang kelas sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di Kabupaten Bandung Barat, kondisi bangunannya rusak berat. Jika lama dibiarkan tidak tertutup kemungkinan akan.bernasib sama dengan SDN Gudangkahuripan III, Desa Gudangkahuripan, Kecamatan Lembang yang atapnya ambruk, Rabu (2/10/2019).

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bandung Barat, Imam Santoso mengungkapkan jumlah ruang kelas yang rusak tersebut mengacu kepada Data Pokok Pendidikan (Dapodik) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI. Di Kabupaten Bandung Barat terdapat 2.053 ruang kelas SD dan SMP yang mengalami kerusakan.

"Yang rusak berat jumlahnya mencapai 977 ruang kelas, terdiri dari 811 ruang kelas SD dan 166 ruang kelas SMP," kata Imam di Ngamprah, Jumat (4/10/2019).

Ia menambahkan, sementara yang rusak sedang terjadi pada 679 ruang kelas SD dan 397 SMP.

"Butuh anggaran yang besar kalau perbaikannya dilakukan sekaligus. Kita lakukan bertahap berdasarkan skala prioritas, tapi memang terkadang belum sempat diperbaiki seperti SDN Gudangkahuripan III keburu ambruk," katanya.

Mengenai SDN Gudangkahuripan III, lanjut Imam, pihaknya sudah menugaskan Kepala Bidang SD dan pelaksana tugas kepala seksi sarana dan prasarana SD ke lokasi. Melakukan inventarisasi bagian dari sekolah tersebut yang mengalami kerusakan.

Selain itu, kata Imam, Disdik Kabupaten Bandung Barat juga melakukan analisa kebutuhan biaya perbaikan bersama konsultan perencanaan, membuat RAB dan melakukan perbaikan secepat mungkin agar proses belajar mengajar dapat kembali normal.

Ia menambahkan, untuk jangka pendek sementara diusullkan kegiatan belajar mengajar (KBM) dibagi 2 shif pagi dan siang.

"Kalau rusaknya sudah berat dan tidak bisa direhab., termasuk membahayakan
peserta didik...ya sebaiknya begitu (dirobohkan). Yang pasti perbaikan akan secepatnya dilakukan," tegasnya.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA