Warga Cipelah Minta Peralatan Produksi Gula Aren dan Ambulance

Bandung Raya

Jumat, 4 Oktober 2019 | 10:32 WIB

191004103330-warga.jpg

Engkos Kosasih

ANGGOTA DPRD Provinsi Jawa Barat, H.M. Dadang Supriatna blusukan ke sejumlah daerah yang ada di pelosok dan pinggiran Kabupaten Bandung. Salah satu daerah yang menjadi tujuannya, yakni Desa Cipelah, Kecamatan Rancabali Kabupaten Bandung, yang berbatasan dengan Kabupaten Garut.

"Setelah diskusi dengan sejumlah warga di Desa Cipelah ada beberapa yang harus diperjuangkan," kata Dadang kepada galamedianews.com, Jumat (4/10/2019).

Lanjut Dadang, aspirasi yang disampaikan sejumlah warga itu, di antaranya pengembangan destinasi Wisata Curug Tilu. Warga setempat juga memiliki kebiasaan dalam pengembangan pertanian, di antaranya pengolahan gula aren Cipelah.

"Memang di Desa Cipelah sangat potensi pengolahan gula aren," katanya.

Dadang mengatakan, para petani gula aren berharap ada bantuan berupa alat produksi gula aren. Peralatan tersebut untuk peningkatan produksi yang mencapai 30-50 persen dari produksi manual yang saat ini sedang dijalani para petani setempat.

"Di Desa Cipelah, masyarakatnya sebagai pengrajin gula aren. Sehingga sampai saat ini menjadi centra produksi gula aren secara khusus, sebagai sumber kehidupan sehari-hari," katanya.

Warga setempat juga turut menyuarakan, kata Dadang, perlunya bantuan ambulance sebagai operasional kendaraan buat pelayanan kesehatan masyarakat.

"Mobil ambulance sangat dibutuhkan masyarakat sekitar, di antaranya untuk mengantarkan atau menjemput masyarakat yang sakit," ungkap Dadang.

Dikatakannya, masyarakat Desa Cipelah mengharapkan adanya fasilitas PONED sebagai puskesmas plus rawat inap karena jangkauan ke rumah sakit umum daerah (RSUD) Soreang sangat jauh, begitu juga ke PONED harus pergi ke luar daerah.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA