Pemprov Jabar Bergegas Bangun Objek Wisata Air

Bandung Raya

Kamis, 19 September 2019 | 17:28 WIB

190919170835-pempr.jpg

PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Jawa Barat bergegas melakukan pembangunan objek wisata air. Ada objek yang akan ditata yaitu Kalimalang (Kota Bekasi), Situ Ciburuy (Kabupaten Bandung Barat), Situ Rawa Kalong (Kota Depok), dan Waduk Darma (Kabupaten Kuningan).

Kepala Dinas Sumber Daya Air (DSDA) Jabar, Linda Amin mengatakan, terdapat dua segmen penataan di Kalimalang yang dilakukan di sisi utara dan selatan. Tahun ini, penataan dilakukan terlebih dahulu di sisi utara, sedangkan penataan sisi selatan direncanakan pada tahun 2020.

"Di sisi utara ini, kita sedang membuat daerah serapan dan taman yang membuat nyaman yang tadinya hanya rumput liar. Kemudian, ada jalan setapak, monumen, 10 tiang bendera, dan pagar pembatas antara sempadan dengan saluran," tuturnya dalam acara Jabar Punya Informasi (Japri) di Gedung Sate, Kamis (19/9/2019).

Untuk sisi selatan, lanjutnya, pembangunan akan lebih banyak di antaranya pembuatan tempat permainan anak dengan kolam dangkal bermain dan ruang ngariung dengan konsep padang rumput seperti di Alun-Alun Bandung.

Lebih lanjut, tahun 2020 pihaknya bakal membuat bangunan terapung di Situ Ciburuy dengan alokasi dana sebesar Rp 24 miliar. Situ Ciburuy saat ini sudah ada tempat bermain perahu dan warung makanan, namun kondisinya tidak tertata karena tumpukan sampah.

"Semangat menata situ agar masyarakat sadar untuk merawat dan menjaga kebersihan. Karena air di kawasan wisata harus bebas pencemaran. Airnya tidak bau dan tidak kotor," terangnya.

Sementara kondisi existing di Situ Rawa Kalong, airnya tercemar limbah pabrik sehingga airnya menjadi keruh. Tahun ini, penataan di Situ Rawa Kalong dengan membangun ruang terbuka dan area parkir.

"Tahun depan kita juga akan menghadirkan bangunan terapung di Situ Rawa Kalong. Penataan tahun ini anggarannya Rp 5 miliar. Untuk Waduk Darma sebenarnya banyak fungsi dibanding situ lainnya. Tahun ini kita membangun di luar badan air yang mengubah wajah waduk darma yg biasa-biasa saja," jelasnya.

Kepala Bidang Destinasi Pariwisata Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disbudpar) Jabar, Iwan Priyatna menambahkan, pihaknya mengapresiasi pembenahan objek wisata air untuk dijadikan destinasi wisata. Menurutnya, objeks wisata air juga tetap memerlukan beragam atraksi.

"Kalau atraksinya seperti amfiteater. Untuk amenitasnya nanti disediakan homestay yang tidak terlalu mahal. Tahun ini kita memang membidik sejumlah kawasan air termasuk di Jatigede, Cirata, dan Cianjur," tuturnya.

Ia menambahkan, penataan lainnya dilakukan di Pantai Timur Pangandaran. Wacananya, Pangandaran bakal dijadikan sebagai pantai berskala internasional.

"Kita harus pahami bahwa sektor pariwisata ini mampu meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) dua kali lipat dan berkontribusi terhadap devisa negara terbesar nomor dua setelah minyak sawit," ujarnya.

Editor: Dadang Setiawan

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA