Legislator PKB Minta Perubahan Nama BIJB Perhatikan Aspek Historis

Bandung Raya

Rabu, 18 September 2019 | 14:24 WIB

190918142535-legis.jpg

dok

Bandara Kertajati

ANGGOTA DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Dadan Hidayatulloh, meminta Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengkaji secara matang terkait rencana penggantian nama andara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Kertajati, Kabupaten Majalengka, menjadi BJ Habibie.

"Menurut saya dalam memutuskan perubahan nama bandara harus mempertimbangkan historis dan nilai kepahlawanan yang kuat dari kedudukan bandara itu sendiri," ujarnya, Rabu (18/9/2019).

Dadan mengatakan, selain harus melalui kajian yang matang, pergantian nama BIJB harus memperhatikan kaidah-kaidah yang prinsif serta adanya komunikasi dengan warga Kabupaten Majalengka.

"Masih ada waktu, tidak perlu terburu-buru dan harus hati-hati. Perlu dibuka forum dialog yang seluas mungkin," ucapnya.

Kendati demikian, ia mengaku tidak menolak jika akhirnya nama BJ Habibie yang akan menjadi nama bandara di Majalengka itu.

"Saya secara pribadi dengan tegas tidak menolak perubahan nama tersebut. Tetapi banyak alternatif perubahan nama bandara tersebut seperti Sunan Gunung Jati atau Umar Wirahadi Kusuma," ucap Dadan.

Editor: Brilliant Awal



Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA