Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Kab. Bandung Barat Masih Tinggi

Bandung Raya

Senin, 16 September 2019 | 17:03 WIB

190916163436-angka.jpg

batamnews

Ilustrasi.

ANGKA kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Cimahi, meliputi Kabupaten Bandung Barat dan Kota Cimahi pada tahun 2018 sebanyak 418 kejadian. Sementara di Jawa Barat pada tahun yang sama sebanyak 6.861 kejadian dan secara nasional 27.910 kejadian.

"Tingkat kecelakaan lalu lintas baik dari pengemudi maupun pengguna angkutan di Bandung Barat pada 2018 lalu terbilang cukup tinggi. Ini tentunya harus diminimalisur jangan sampai angka kecelakaan malah bertambah tinggi," kata Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung Barat Ade Komarudin didampingi Plt Kabid Angkutan Abidin di Ngamprah,  Senin (16/9/2019).

Menurutnya, penyebab kecelakaan bisa disebabkan berbagai faktor antara lain maraknya kendaraan angkutan bermotor yang tidak laik jalan dan ketidakhati-hatian dalam berkendara.

Diungkapkannya,  perkembangan moda transportasi sudah sedemikian pesat. Alat transportasi angkutan merupakan salah satu kendaraan yang dianggap efektif dan efisien untuk membantu masyarakat dalam bertransportasi guna membantu kegiatan sehari-hari.

"Namun dalam perkembangannya dapat memberikan efek negatif yang tidak diharapkan, yaitu menjadi penyebab tingginya kecelakaan lalu lintas," ungkapnya.

Ia menambahkan, sebagai wujud kepedulian terhadap keselamatan berlalu lintas,  beberapa waktu lalu Dishub Bandung Barat menggelar sosialisasi ketertiban dan keselamatan berlalu lintas di Desa Celak,  Kecamatan Gununghalu.  Kegiatan ini dipimpin langsung Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna.
Sasaran sosialisasi ditujukan pada pengguna dan pengemudi angkutan serta seluruh elemen masyarakat.

"Melalui kegiatan sosialisasi tersebut,  minimalnya dapat mewujudkan perilaku pengguna jalan yang tertib dan menjaga keselamatannya dalam berkendara," tuturnya.

Selain itu, mendorong para pengemudi untuk memastikan kendaraan yang digunakan memiliki keselamatan yang tinggi sehingga mampu meminimalisir kejadian kecelakaan yang diakibatkan oleh sistem kendaraan yang tidak berjalan dengan semestinya.

"Tak kalah penting  menciptakan masyarakat yang sadar dan disiplin terhadap peraturan perundang-udangan yang dibuat oleh pemerintah," tukasnya.

Ade juga mengimbau kepada masyarakat agar senantiasa mentaati aturan berlalu lintas,  gunakan kendaraan dengan baik dan benar, selalu memakai sabuk pengaman, jadilah pelopor keselamatan berlalulintas dan jangan pernah menggunakan narkoba apalagi saat mengemudi.


 

Editor: Dadang Setiawan

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA