Motor Curian dan STNK Palsu Terungkap saat Operasi Patuh Lodaya

Bandung Raya

Senin, 16 September 2019 | 14:39 WIB

190916144030-motor.jpg

Septian Danardi

MOTOR curian dan pemalsuan STNK terungkap Sat Lantas Polres Tasikmalaya selama digelarnya operasi Patuh Lodaya 2019. Motor curian itu langsung diserahkan kepada Polsek Sukaresik Polres Tasikmalaya Kota, sebab TKP berada di wilayah Kota.

Kapolres Tasikmalaya, AKBP Dony Eka Putra mengatakan, dari seluruh pelanggaran yang ada, petugas mengungkap adanya indikasi tindak pidana dalam gelaran Operasi Patuh Lodaya berlangsung. Ada ditemukan 5 surat-surat palsu dan 1 unit motor hasil curian di Wilayah Polres Tasikmalaya Kota.

"Hasil operasi temuan surat-surat palsu dan motor curian sudah dilakukan proses pemeriksaan dan kita limpahkan ke Polsek Sukaresik Polres Tasikmalaya Kota," katanya, usai gelar perkara, Senin (16/9/2019).

Menurutnya, hasil operasi patuh juga selain surat palsu dan curanmor ada tindak pidana lain, itu wajib dilakukan tindakan. Seperti ada indikasi obat terlarang. Temuan itu langsung dilimpahkan ke satuan narkoba.

Sementara total jumlah dari hasil operasi patuh ada 2593 pelanggar. Penindakan tilang ada sebanyak 1834 dan sebanyak 759 teguran.

Sedangka barang bukti yang diamankan yakni SIM sebanyak 532 dan STNK sebanyak 1203. Sedangkan pelanggar yang tidak bisa emnunjukan SIM maupun STNK kendaraan diamankan ada 99 unit.
"Semuanya tidak bisa memperlihatkan sim dan stnk, sehingga motornya dijadikan barang bukti," katanya.

Dari 99 unit yang diamankan, tersisa 46 kendaraan yang belum diambil pemiliknya. Sebagian lagi sudah diambil pemiliknya dengan membawa surat bukti kepemilikan kendaraan.

Sementara pemilik motor yang sempat hilang selama berbulan-bulan, Rahmat (53) warga Kampung Karang Anyar Desa Cipondok Kecamatan Sukaresik Kabupaten Tasikmalaya menyebtukan, motor honda beat miliknya sempat hilang selama 6 bulan. Saat itu bulan ramadan tepatnya puasa hari kedua, motornya hilang saat diparkir di teras rumah. Namun setelah 6 bulan bisa kembali.

Dirinya mengetahui motornya ada di Polres Tasikmalaya diberitahukan oleh anggota Polsek Sukaresik Polres Tasikmalaya Kota. Motor miliknya Nopol Z 3325 MS terjaring rajia Sat Lantas dalam gelaran Operasi Patuh Lodaya. Dirinya langsung mencari ke Polres Tasikmalaya dan benar motornya ada dijadikan sebagai barang bukti.

Dirinya sangat senang motornya bisa kembali, meski sudah banyak yang diganti termasuk plat nomor diganti oleh pelaku pencuri. "Kami ucapkan terima kasih kepada Kepolisian yang telah menemukan motor saya kembali," katanya.

Editor: Dadang Setiawan



Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA