Kader Terjerat Kasus Dugaan Korupsi, Partai Demokrat Kota Bandung Siapkan Bantuan Hukum

Bandung Raya

Senin, 16 September 2019 | 13:59 WIB

190916140051-kader.jpeg

prfmnews.com

SEORANG anggota DPRD Kota Bandung dari Partai Demokrat Iskandar Hamzah (59) ditahan Polresta Padang setelah jadi tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan alat-alat kesehatan (Alkes) di RSUD dr Rasidin Padang, Sumatera Barat berasal dari Partai Demokrat.

Ketua DPC Partai Demokrat Kota Bandung Entang Suryaman membenarkan perihal kabar penahanan Iskandar oleh Polresta Padang. Entang pun turut menginformasikan bahwa Iskandar merupakan anggota DPRD Bandung untuk periode 2019-2024

"Memang betul yang sekarang diduga sedang diperiksa di Polresta di Padang, adalah kader kami dari fraksi Demokrat. Ini musibah bagi kami. Untuk ke depannya barangkali kita harus mawas diri. Jangan sampaik kader Demokrat terjerumus kepada hal-hal yang tidak inginkan," tutur Etang saat ditemui di Bandung, Senin (16/9/2019), seperti dirilis PRFM News.

Etang menyatakan, DPC Partai Demokrat Bandung telah bersiap untuk memberikan bantuan hukum terhadap Iskandar. Ia menyatakan tim bantuan hukum segera mengunjungi Iskandar di Polresta Padang pada Jumat mendatang.

Etang mengatakan, pihaknya menghormati proses hukum yang kini dijalani oleh Iskandar. Namun demikian, ia berharap tuduhan yang disematkan kepada Iskandar tidak benar.

"Menurut informasi yang saya terima, bahwa Pak Iskandar ini hanya pendamping, bukan pemenang tender. Jadi dia jadi pendamping untuk proses pengadaan Alkes. Kejadian ini merupakan anggaran tahun 2013, prosesnya 2016, jadi sebelum dia menjadi anggota dewan," imbuh Etang.

Editor: Endan Suhendra

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA