IPEA Siap Gelar Pameran Prangko

Bandung Raya

Minggu, 15 September 2019 | 18:48 WIB

190915185044-ipea-.jpg

Rio Ryzki Batee

UNTUK meningkatkan kembali minat masyarakat terhadap prangko,  Indonesian Philatelis Exhibitor Assosiation (IPEA) akan menggelar pameran prangko yang melibatkan eksibitor dari seluruh Indonesia, pada November mendatang.

Ketua IPEA, Suwito Harsono mengatakan bahwa pameran prangko tersebut, bertujuan untuk menarik minat dari generasi muda. Dengan demikian, muncul bibit-bibit muda yang dapat mengharumkan nama Indonesia pada dunia filetelis Internasional.

"IPEA merupakan kumpulan kolektor prangko yang berkompetisi di seluruh dunia, sehingga ikut memgharumkan nama bangsa. Maka selanjutnya dibutukan generasi berikutnya, karena tongkat estafet ini harus terus berjalan," ungkapnya di Bandung, Minggu (15/9).

Menurutnya dengan pameran prangko berkompetisi yang diadakan beberapa kali setiap tahunnya, maka dapat menjadi ajang untuk menambah wawasan dan kemampuan eksibitor. Termasuk bagi masyarakat atau kolektor prangko, yang bingung bagaimana memamerkan prangkonya.

"Jadi kolektor dan eksibitor berbeda, eksbitor memamerkan prangkonya berdasarkan aturan tertentu dan ada jalan ceritanya. Banyak di masyarakat yang punya prangko unik atau langka, tapi bingung bagaimana memamerkannya, ini yang kita lakukan pembinaan," tuturnya.

Sutiyo menjelaskan bahwa pameran prangko yang rencananya akan digelar di Festival Citylink tersebut, akan dilakukan penjurian langsung oleh juri-juri berkelas internasional.

Selain itu, tidak hanya pameran prangko tapi juga ada transaksi jual beli diantara para kolektor maupun eksbitor. Dengan demikian, mereka yang datang dapat menambah lengkap koleksi prangko yang dimiliknya.

"Enggak hanya pameran saja, tapi juga ada jual belinya," ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Penasihat IPEA, Soeyono menerangkan prangko merupakan jendela dunia, yang syarat makna akan sejarah. Seperti adanya prangko yang original mulai dari zaman kolonial hingga kemerdekaan, dimana menggambarkan bagaimana perjalanan prangko pada masa tersebut.

Diakuinya bahwa saat ini, fungsi prangko sebagai alat pembayaran surat-menyurat sudah mulai pudar, namun lebih kepada sebagai kesenian, hobi dan lain sebagainya.

"Walau fungsi prangko mulai berubah dan jarang digunakan, tapi peminat dari generasi muda akan dunia prangko atau filatelis masih banyak, bukan hanya nasional tapi juga internasional," tambahnya.

Editor: Endan Suhendra



Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA