Kartu Tani di Kota Cimahi Belum Digunakan Optimal

Bandung Raya

Rabu, 11 September 2019 | 18:33 WIB

190911183408-kartu.png

DINAS Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Cimahi mencatat sebanyak 616 petani di wilayahnya sudah memiliki kartu tani, namun hingga saat ini belum dapat digunakan secara optimal.

Kepala Bidang (Kabid) Pertanian Dispangtan Kota Cimahi, Mita Mustikasari mengatakan sampai saat ini kartu tani tersebut belum banyak digunakan karena masih banyak petani yang melakukan transaksi beli pupuk subsidi secara manual.

"Sepertinya belum optimal, kadang petani suka ada ketinggalan kartu atau lupa pin-nya waktu beli pupuk, jadi masih bisa dilayani secara manual," kata Mita.

Pihaknya pun akan terus melakukan sosialisasi agar penggunaan kartu tani bisa lebih optimal. "Masih butuh sosialisasi lebih lanjut agar mereka bisa menggunakan kartu tani untuk memenuhi kebutuhan pupuk," ucapnya

Mita menjelaskan, kartu tani adalah alat transaksi berupa kartu debit sebagaimana kartu ATM yang dapat digunakan untuk membeli pupuk bersubsidi. Manfaat yang dapat diperoleh para petani, yakni memperoleh pupuk bersubsidi sesuai kuota yang diberikan, meningkatkan produk pangan dan komoditas pertanian, serta mendorong penerapan pemupukan berimbang.

"Dari sisi petani, kartu ini akan memudahkan petani mendapatkan distribusi pupuk bersubsidi," ujarnya.

Editor: Endan Suhendra

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA