116 ASN Pemkot Bandung Jalani Tes Urine

Bandung Raya

Rabu, 11 September 2019 | 17:39 WIB

190911174109-116-a.jpg

Rio Ryzki Batee

PEMERINTAH Kota Bandung bersama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Bandung melakukan tes urine kepada 116 Aparatur Sipil Negara (ASN) di kewilayahan baik di Kecamatan Cinambo dan Kecamatan Panyileukan, Kota Bandung.

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Bandung, Yayan Ahmad Brilyana mengatakan bahwa screening test ini merupakan agenda rutin kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kota Bandung. Dalam setahun, dilakukan sebanyak 6-10 kali tes di berbagai OPD dan kewilayahan secara acak.

"Sebagai aparat pemerintah kita dituntut untuk sempurna, baik dalam tingkah laku dan dalam memberikan pelayanan. Ketika ASN berkelakuan tidak baik dan menyalahi aturan, bagaimana mungkin masyarakat akan mengikutinya," ungkapnya usai di Kecamatan Cinambo, Kota Bandung, Rabu (11/9/2019).

Menurutnya tes tersebut juga merupakan upaya preventif BKPP untuk mendeteksi ASN Kota Bandung yang terpapar oleh narkotika dan obat-obatan terlarang (narkoba). Lebih jauh, jika ada ASN yang terpapar, maka BNN akan merehabilitasi bukan mengkriminalkannya. Namun BKPP Kota Bandung tetap akan memberikan sanksi, termasuk sanksi pemecatan.

"Tes bukan berarti karena ada kasus penyalahgunaan narkoba. Tetapi BKPP akan terus mengingatkan ASN untuk disiplin dan tidak salahi aturan. Dalam hal anti Narkoba kita menggandeng BNN untuk melakukan tes urine secara acak di seluruh OPD di Kota Bandung," jelasnya.

Yayan menjelaskan bahwa aparat pemerintah harus bersih dan berkualitas, terlebih ini menjadi tanggung jawab pihaknya.

Sementara itu, Kepala Bidang Evaluasi Kinerja, Disiplin, dan Kesejahteraan Pegawai BKPP Kota Bandung, Harry Chrismarjadi menerangkan bahwa pengetesan urine tersebut, dilakukan tanpa memberitahu ASN. Hal tersebut, untuk melihat kondisi apa adanya para ASN, serta untuk menghindari adanya rekayasa dan ASN yang menghindar.

"Jika ada yang positif, dampaknya pasti pada organisasi akan tercoreng, harkat martabat PNS/ASN akan bermasalah. Kalau yang bersangkutan sebagai pengguna, kami akan berkordinasi dengan BNN Kota Bandung untuk melakukan rehabilitasi, sehingga kualitas hidupnya menjadi lebih baik lagi," tambahnya.

Sebelumnya, BKPP bersama BNN Kota Bandung juga telah melakukan tes di sejumlah OPD. Di antaranya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Satuan Polisi Pamong Praja, dan BKPP.

Editor: Endan Suhendra

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA