Pemprov Jabar Terus Tingkatkan Konektivitas Antar Wilayah dengan Bermacam Moda Transportasi

Bandung Raya

Selasa, 10 September 2019 | 15:00 WIB

190910145930-pempr.jpg

PEMERINTAH provinsi (Pemprov) Jawa Barat terus berupaya meningkatkan konektivitas antar wilayah di Jawa Barat melalui berbagai macam moda transportasi. Hal ini tentunya untuk menciptakan pemerataan pembangunan di Jawa Barat.

Selain membangun ruas jalan tol baru, Pemprov Jabar bersama dengan PT KAI berupaya mereaktivasi beberapa lintasan KA di Jawa Barat. Selain itu pembangunan bandar udara dan pelabuhan pun terus digenjot.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jabar, Hery Antasari menyebutkan, salah satu jalur reaktivasi jalur KA adalah jalur Cibatu - Garut. Kini, proses pembebasan lahan untuk reaktivasi jalur KA Cibatu-Garut sudah mencapai 100 persen.

Diharapkan, akhir tahun ini jalur kereta KA Cibatu-Garut bisa selesai di akhir tahun 2019 ini. Sehingga diharapkan beroperasi penuh pada awal 2020.

"Pemasangan jalur itu tidak terlalu lama karena rel itu sudah siap, bantalan itu sudah siap, sebelumnya balas atau perkerasan untuk rel itu materialnya PT KAI sudah persiapkan sejak lama. Bahkan gerbong-gerbongnya juga sudah siap," ucap Hery yang dikutip saat on air di Radio PRFM 107,5 News Channel, Selasa (10/9/2019).

Dengan persiapan yang matang dari PT KAI, Hery meyakini jika proses pembuatan rel akan lebih cepat dari pembebasan lahan.

Kerinduan warga Garut terhadap hadirnya KA dari Cibatu hingga Garut menjadi penyemangat rekan-rekan PT KAI untuk mempercepat proses reaktivasi jalur KA Cibatu - Garut. Bahkan menurut Hery, jika jalur KA Cibatu-Garut rampung, maka akan ada lanjutan reaktivasi dari Garut menuju Cikajang.

Selain mereaktivasi jalur KA, Dishub Jawa Barat pun siap membuka kembali penerbangan dari dan menuju Bandar Udara Nusawiru, di Kabupaten Pangandaran. Selain untuk menunjang pariwisata, jalur udara dari dan menuju Nusawiru pun ditujukan untuk percepatan roda ekonomi di Jabar Selatan.

"Nusawiru itu punya potensi yang luar biasa, KEK Pangandaran punya potensi luar biasa, sambil kita menunggu akses-akses menuju Pangandaran reaktivasi jalur KA Banjar-Pangandaran sampai Cijulang, juga di jalur selatan secara jangka panjang baik jalan raya maupun rel yang eksisting itu kita optimalkan. Saat ini kita selain mengoptimalkajn sarana prasarananya seperti runway, terminal, pelayanan dan lain sebagainya kita juga memaksimalkan eksisting yang ada dengan menambah intensitas rute penerbangan baik maskapai yang lama maupun maskapai yang baru," tegasnya.

Dalam waktu dekat, Hery memastikan akan ada penerbangan langsung dari DKI Jakarta dan Bandung. Namun untuk maskapainya, Hery belum bisa menyebutkannya karena masih dalam tahap penjajakan.

Melalui pembangunan infrastruktur perhubungan, Hery berharap koneksivitas antar kota/kabupaten di Jawa Barat menjadi lebih baik. Dengan demikian pembangunan di Jawa Barat pun bisa menjadi lebih cepat.

Di sisi laut, pelabuhan Patimban di Cirebon pun terus diupayakan segera rampung. Hingga kini pembangunan pelabuhan Patimban sudah sesuai perencanaan awal.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA