Sinergitas dan Komunikasi Pemerintah Kunci Keberhasilan Visi Indonesia

Bandung Raya

Sabtu, 7 September 2019 | 19:14 WIB

190907185523-sineg.jpg

Anthika Asmara

Pembacaan teks deklarasi Jabar Bergerak Kawal Visi Indonesia oleh ketua Projo Jabar Djoni Suherman, didampingi oleh Ketua DPP Budi Arie Setiadi (kiri) dan ketua dewan Penasihat Anton Charlian (kanan).

RELAWAN Pro Jokowi (Projo) bakal Kawal Visi Indonesia di Jawa Barat dengan konsep sinergitas dengan pemerintah daerah agar ada kesesuaian program kerja antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah khususnya tingkat Gubernur.

Bukan hanya itu Projo juga menginisiasi bersatunya seluruh elemen masyarakat, dengan deklarasi Jabar Bergerak Kawal Visi Indonesia, di Hotel Horison jalan Pelajar Pejuang, Kota Bandung, Sabtu (7/9/2019) sore.

Ketua DPP Projo, Budi Arie Setiadi mengatakan, sangat penting untuk membangun suatu daerah dengan sinergitas antara pemerintah dan juga elemen masyarakat. Lanjut Budi, dikawal itu hanya dengan kebersamaan dan sinerginya. Seluruh elemen masyarakat lapisan pemerintah TNI-Polri semuanya harus mendukung, mau tidak mau ya wajib, kalau memang indonesia ingin maju dan bergerak menjadi nomor satu.

"Bukan masalah provinsi atau kota tapi dengan memilih Jawa Barat sebagai pelopor bergeraknya pengawalan visi indonesia ini bisa menginspirasi, memotivasi, menstimulasi, menularkan ini ke seluruh teman-teman di seluruh Indonesia," kata dia.

Budi menambahkan, pihaknya akan merumuskan banyak langkah-langkah termasuk mempersiapkan koperasi, mengorganisir dan akan aktif karena memang lima program Jokowi yang utama, yaitu pembangunan infrastruktur, pembangunan sumber daya manusia, Investasi yang dipermudah dan cepat, reformasi birokrasi, serta pengalokasian APBN/APBN tepat sasaran dan tepat guna.

"Periode ini kita akan lebih baik, lebih cepat, tanpa beban karena pa jokowi kan sudah tidak maju lagi, apapun yang terbaik akan dilakukan untuk indonesia dan rakyatnya," tuturnya.

Kemudian terkait sinergitas dengan pemerintah provinsi, ketua DPD Projo Jawa Barat, Djoni Suherman mengaku, sudah bersinergi namun menyangkan komunikasi yang sangat sulit dengan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

"Jadi saya sangat sayang, ya tolonglah diperhatian masyarakat Jawa Barat ini yang ingin bertemu ya bisa gimana. Jangan ada penyekat, saya rasa dengan temu muka akan jauh lebih baik daripada di medsos," ucapnya

Djoni berharap,  kedepan pemerintah dan lapisan masyarakat bisa lagi lebih baik untuk sinergitas komunikasi dan koordinasi, karena hal tersebut kata dia, merupakan hal untuk melancarkan pembangunan.

"Untuk ke presiden pun kita akan membuat saluran komunikasi langsung, untuk laporan hasil pengawalan visi Indonesia ini dilaporkan seraca langsung," tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama ketua dewan penasihat Projo, Anton Charlian mengatakan, mengawal visi Indonesia masa presiden Jokowi merupakan suatu kewajiban karena sudah menjadi program kerja pemerintah yang harus berhasil hingga nanti akhri masa kepemerintahan.

"Seluruh elemen masyarakat lapisan pemerintah TNI-Polri semuanya harus mendukung, mau tidak mau ya wajib, kalau memang indonesia ingin maju dan bergerak menjadi nomor satu. Yang saya titik beratkan itu adalah, persatuan dan kesatuan untuk mendukung visi jokowi, karena kekuatan itu adalah kebersamaan bukan di kepimtaran, tapi di kebersamaan yautu gotong royong yang selama ini sudah mulsi," tuturnya.

Projo Jabar Kecewa
Ketua Panitia Projo Jabar Bergerak Kawal Visi Indonesia Dedi Barnadi mengaku, kecewa dengan tidak hadirnya Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Pangdam III Siliwangi Mayjen Soewandono dan Kapolda Jabar Irjen Rudy Sufahriadi. Padahal kata dia, yang harus bertanggungjawab atas pengawalan visi Presiden lima tahun kedepan adalah pucuk piminan yang ada di daerah.

"Sangat di sayangkan sekali karena merekalah yang harusnya bertanggungjawab untuk mengawal program Jokowi lima tahun kedepan," katanya.

Dedi berharap, bahwa tiga pucuk pimpinan daerah ini bisa mengambil bagian untuk mengawal visi Presiden kedepan, "kami disini berharap tiga pucuk piminan mengawal visi Jokowi dan kami siap untuk bersinergi," tutur Dedi.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA