Tumbuhkan Nasionalisme Lewat Parade Lagu Cinta Tanah Air

Bandung Raya

Minggu, 25 Agustus 2019 | 14:37 WIB

190825143925-tumbu.jpg

SEMANGAT cinta tanah air dan kebhinekaan perlu ditumbuhkan sejak usia dini, sehingga para penerus bangsa dapat terus menjaga kesatuan Republik Indonesia. Terlebih dengan kondisi masyarakat Indonesia, yang majemuk dan beragam suku dan agama.

Semangat tersebut, menjadi tujuan dari kegiatan "Merah Putihku", yang melibatkan ratusan pelajar dari berbagai sekolah dasar di kota Bandung. Dalam kegiatan ini, para siswa menggunakan baju adat dari berbagai daerah di nusantara.

Selain itu, juga diisi dengan pembacaan puisi bela Negara, Parade Lagu Cinta Tanah Air, seni tari dan pembacaan doa lintas agama dan keyakinan.

Direktur Informasi Komunikasi Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Kemenkominfo RI, Wiryanta mengatakan, berdasarkan arahan dari Presiden RI bahwa membangun Indonesia Unggul Indonesia maju, dapat terwujud salah satunya dengan pembentukan Lembaga Managemen Talenta Indonesia. Sehingga sejak anak usia dini atau generasi milenial, mulai dipersiapkan SDM yang mumpuni.

"Sesuai arahan beliau, maka menuju Indonesia maju dengam SDM unggul, yang dimulai sejak dini. Bahkan sejak dalam kandungan, dalam konteks ini dengan cegah stunting," ungkapnya disela-sela kegiatan di Lucky Square, Jalan Terusan Jakarta, Kota Bandung, Minggu (25/8/2019).

Menurutnya dalam mempersiapkan Indonesia sebagai negara maju pada 2045 mendatang, dapat lebih cepat dicapai dengan memulai membangun SDM unggul. Maka Indonesia dapat menjadi bangsa terpandang dan sejajar dengan negara maju lainnya di dunia.

Pada kesempatan yang sama, Direktur LPP Radio Republik Indonesia, Rohanudin menuturkan pentingnya menggelorakan Bangsa Indonesia yang cinta damai dan bersatu, termasuk mempersiapkan generasi penerus bangsa yang unggul.

"Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat menumbuhkan dan terus mengembangkan rasa cinta Merah Putih. Dimana terbawa dalam ingatannya akan beragamnya suku, budaya, agama namun tetap satu persatuan," tambahnya.

Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA