BNPB Dukung Pemasaran dan Pendampingan pada Kelompok Terdampak Bencana

Bandung Raya

Sabtu, 24 Agustus 2019 | 16:43 WIB

190824162652-bpbd-.jpg

Irwina Istiqomah

BADAN Nasional Penganggulan Bencana (BNPB) memberi dukungan pemasaran dan pendampingan pada kelompok terdampak bencana. Produk yang dihasilkan pun mendapat minat yang tingi dari masyarakat, bahkan menjadi komoditas ekspor.

Kasubdit Pemulihan dan Peningkatan Ekonomi BNPB, Makbul mengatakan, ada sekitar 13 daerah terdampak bencana yang memperoleh dukungan pemasaran produk dari Jawa Barat hingga Papua Barat.

Di Jabar, wilayah yang terdampak bencana mendapat dukungan dari BNPB yakni Garut (banjir), Sumedang (longsor), dan Kabupaten Bandung (banjir).

"Masyarakat terdampak bencana kita bina dan diberi dukungan pemasaran dengan mengikuti berbagai macam pameran atau festival," ujarnya di Graha Manggala Siliwangi, Sabtu (24/8/2019).

Pendampingan dan bimbingan teknik dan pelatihan berupa budidaya tanaman, pengolahan pascapanen, manajemen usaha, branding, dan pengemasan.

Hal ini pun membawa pengaruh bagi aspek sosial dan ekomomi masyarakat setempat bagi keberlangsungan kehidupan keluarganya. Dengan dukungan tersebut diharapkan bisa memperluas jaringan usaha.

Adanya pembinaan dan dukungan ini pun, lanjutnya, ditanggapi positif oleh kelompok usaha terdampak bencana.

"Sudah banyak dari mereka yang diundang oleh kementerian sebagai mentor untuk berbagi ilmu dan pengalaman," katanya

Kopi jadi komoditas andalan, termasuk di Garut, Kabupaten Bandung, dan Sumedang. Ia menyebut, dukungan BNPB ini sebagai upaya dalam rangka meningkatkan kapasitas produksi.

"Misalnya, kopi jadi komoditas yang cocok untuk pemulihan sosial ekonomi pascabencana erupsi Gunung Sinabung. Tanaman kopi itu tahan terhadap abu vulkanik Gunung Sinabung. Yang terpenting kunci utamanya melibatkan banyak pihak dari pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat," jelasnya.

Tidak hanya kopi, produk lainnya yang dihasilkan oleh kelompok usaha terdampak bencana di antaranya tepung mocaf dari Sumedang dan madu sarang bajo dari Lombok Utara. Tepung mocaf dapat digunakan sebagai pengganti tepung terigu yang berbahan baku singkong, namun berbeda dengan tepung tapioka.

"Pembuatan tepung mocaf ada proses fermentasi yang rendah glokosa sehingga cocok untuk diet. Bahkan, bisa juga diolah menjadi kukis dan siomay. Tepungnya kualitas premium karena prosesnya agak rumit," terangnya.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA