KKN Sisdamas UIN SGD 196 Situraja Gelar Seminar Lingkungan Hidup

Bandung Raya

Jumat, 23 Agustus 2019 | 13:46 WIB

190823134650-kkn-s.jpg

Para peserta KKN Sisdamas UIN Sunan Gunung Djati Bandung Kelompok 196 Desa Situraja , Kecamatan Sumedang Utara, berbaur bersama masyarakat memanfaatkan mendaur ulang sampah.

UPAYA menjaga, merawat dan memelihara bumi beserta isinya, kelompok 196 Kuliah Kerja Nyata Berbasis Pemberdayaan kepada Masyarakat (KKN Sisdamas) UIN Sunan Gunung Djati (SGD) Bandung, di Desa Situraja, Kecamatan Sumedang Utara menggelar "Seminar Lingkungan Hidup dan Pelatihan Pengolahan Sampah".

Ketua Kelompok 196, Sidik Munawar menjelaskan, seminar bertema "Paradigma Agama terhadap Lingkungan dari Kita untuk Kita oleh Kita" menghadirkan narasumber Dr. Neng Hannah, M.Ag, dosen Aqidah Filsafat Islam Fakultas Ushuluddin dipandu oleh Pijar Maulid di Balai Desa dilaksanakan pada 21 Agustus 2019 lalu.

"Sedangkan untuk acara pelatihan pengelolaan sampah baru digelar hari ini yang diikuti 60 peserta, terdiri dari karang taruna, ibu PKK dan posyandu, perwakilan RW dan masyarakat desa," ungkapnya melalui rilis yang diterima galamedianews.com, Jumat (23/8/2019).

Dikatakannya, sebagai khalifah fil ardh, manusia memiliki tanggung jawab untuk memakmurkan bumi ini. Merawat, memelihara, dan menjadikannya tempat yang aman, damai dan sejahtera bagi seluruh mahluk.

Seminar lingkungan hidup dan pelatihan pengolahan sampah yang diprakarsai kelompok KKN 196 di Desa Situraja, lanjutnya, dipadukan dengan pelatihan 4R (reduce, reuse, recycle and replace) untuk sampah yang dihasilkan.

Menurutnya, bentuk pelestarian di lingkungan kita; Pertama, Menerapkan 4 R (Reduce, Reuse, Recycle, Replace). Kedua, Reboisasi. Ketiga, Tata guna lahan. Keempat, Pembuatan terasering

Oleh karena itu, sangat penting teologi lingkungan, yaitu konsep berpikir dan bertindak tentang lingkungan hidup yang mengintegrasikan aspek fisik (alam, hewan dan tumbuhan), manusia dan Tuhan yang bersumber dari ajaran agama.

"Mudah-mudahan dari segala musibah ini bisa menjadi anugerah. Mari kita berusaha untuk membangun bangsa mulai dari Desa dengan cara membuang sampah pada tempatnya, hidup sehat, menjaga lingkungan dan sumber air untuk keberlangsungan hidup," pungkasnya.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA