300 Jeriken Bakteri Pengurai Zat Kimia Ditebar di Oxbow Sungai Citarum

Bandung Raya

Jumat, 23 Agustus 2019 | 10:58 WIB

190823110043-300-j.jpg

Engkos Kosasih

SEKITAR 300 jeriken berisi bakteri mikroba untuk mengurai zat kimia atau racun yang terkandung di dalam air aliran Sungai Citarum ditebar di Oxbow Sungai Citarum Kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung, Jumat (23/8/2019).

Penebaran bakteri itu untuk memperbaiki kandungan air menjadi bersih dan jernih, dengan harapan air yang ada di Oxbow Sungai Citarum bisa digunakan untuk kebutuhan mandi, cuci dan kakus (MCK) masyarakat sekitar disaat memasuki kemarau.

Ratusan jeriken berisi bakteri itu ditebar Satuan Tugas (Satgas) Citarum Harum Sektor 6 bekerja sama dengan PT. Pusaka Agro Pacipic, sebagai penyedia bakteri untuk mengurai kandungan zat kimia yang bersenyawa di Oxbow Sungai Citarum tersebut.

Penebaran bakteri itu langsung dilakukan oleh Komandan Sektor 6 Satgas Citarum Harum Kolonel Inf. Yudi Zanibar, General Manager PT. Pusaka Agro Pacipic Jodi Hendra.

Cairan bakteri yang disiapkan PT. Pusaka Agro Pacipic antara 272-300 jeriken itu, secara bertahap dalam dua hari ini langsung ditebar di Oxbow Sungai Citarum Baleendah, sekitar jembatan biru Jalan Raya Baleendah-Bojongsoang.

Yudi Zanibar mengatakan, penebaran bakteri ini dalam upaya melestarikan sumber daya air di kawasan Oxbow Sungai Citarum, bekas sodetan lama sungai tersebut. Sebelumnya kawasan tersebut tertutup banyak sampah, dan saat ini difungsikan sebagai kawasan tempat penampungan air.

"Oxbow Sungai Citarum ini disaat turun hujan bisa menahan air luapan Sungai Citarum, sedangkan kemarau bisa dijadikan sumber air. Hanya saja, kita saat ini sedang berusaha untuk menjernih air melalui penggunaan bakteri mikroba yang difasilitasi PT. Pusaka Agro Pacipic," kata Yudi kepada wartawan usai penebaran bakteri.

Ia berharap, dengan adanya upaya penebaran bakteri pengurai kandungan kimia yang ada di Oxbow Sungai Citarun tersebut dapat menanggulangi kebutuhan air warga sekitar dapat teratasi sebagai dampak kekeringan musim kemarau ini.

"Baru sekarang ini dilaksanakan. Awalnya, memang banyak cerita tentang bakteri pengurai kandungan kimia dalam air. Akhirnya, kami tantang (PT. Pusaka Agro Pacipic) untuk melakukan di Oxbow Sungai Citarum. Setelah ditebar bakteri mikroba ini, akan dilakukan pemantauan mulai dari awal penebaran bakteri sampai 7-8 hari kedepan. Diharapkan, airnya jernih dan zat kimianya berkurang," papar Yudi.

Ia pun mengatakan, setelah bakteri ini ditebar, nanti dilakukan pemeriksaan baku mutu airnya. Hal tersebut bagian dari upaya percontohan untuk mengelola air yang bisa digunakan masyarakat sekitar.

"Nanti pada 28 Agustus 2019 mendatang, akan hadir Menko Maritim RI, Gubernur Jabar, Pangdam III Siliwangi, Kapolda Jabar dan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Bina Marga akan meninjau kawasan Sungai Citarum," katanya.

Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA