Kelurahan Caringin Giring UMKM Menjadi Saudagar Online

Bandung Raya

Kamis, 22 Agustus 2019 | 15:42 WIB

190822154242-kelur.jpg

Lucky M. Lukman

PERKEMBANGAN teknologi tak dipungkiri dapat mempermudah manusia dalam menjalankan aktifitasnya. Perannya juga dinilai cukup penting dalam membantu dan mengembangkan sektor usaha.

Dasar itulah yang melatarbelakangi aparat Kelurahan Caringin, Kec. Bandung Kulon, Kota Bandung memaksimalkan teknologi dalam memajukan dunia usaha mikro kecil menengah (UMKM). Mereka merangkul para pelaku UMKM agar mahir menggunakan teknologi dengan harapan usahanya semakin berkembang.

Melalui workshop "Saudagar Online" yang digelar di Kantor Kelurahan Caringin, Jln. Besi, Kota Bandung, Kamis (22/8/2019), puluhan pelaku UMKM di Kel. Caringin diberikan materi terkait dunia teknologi. Hal yang paling utama yakni pembelajaran agar para pelaku UMKM bisa menggunakan beragam aplikasi atau media sosial untuk mempromosikan usahanya.

Dalam acara yang dibuka oleh Lurah Caringin, Farhan Akbar, hadir sebagai pembicara yakni Nuke Zoraya (Zoraya Community) dengan materi "Tanpa modal omzet ratusan juta", Mohamad Firsan selaku owner Rumah Kemasan Bandung, Sekretaris Lurah Caringin Tjakra Irawan dengan materi "Digital Marketing" dan Wahidin serta Hafid dengan materi "Pengenalan Bisnis Online". Mereka memberikan materi di hadapan 60 pelaku UMKM.

Dalam paparannya, pengisi materi intinya mengajak para pelaku UMKM di Kelurahan Caringin untuk melek teknologi. Seperti disampaikan Sekretaris Lurah Caringin, Tjakra Irawan, ia berharap pengusaha kecil dapat menjalankan bisnis atau pun mengembangkan usahanya dengan menggunakan sistem online ada tersedia.

"Kami giring mereka untuk bisa menggunakan teknologi. Bisa mempromosikan produk jualannya via media sosial seperti Facebook, WhatsApp, Instagram atau Twitter. Jadi kami kenalkan kepada mereka teknologi yang ada agar usahanya bisa berkembang," terang Tjakra.

Di Kelurahan Caringin, tambah Lurah Farhan Akbar, banyak pelaku usaha yang bergerak di bidang kuliner, pakaian dan lainnya. Potensi itu, kata Farhan, cukup besar dan sangat memungkinkan untuk semakin besar jika dikemas lewat promosi yang tepat.

"Kami berusaha menggerakkan para pelaku UMKM yang sekarang banyak bergerak di bidang kuliner, seperti air minum, seblak, roti, ulen, baso tahu, bubur dan lainnya. Ada juga pembuat sandal, pakaian bayi, boneka dan lain-lain yang sangat memungkinkan untuk bisa melakukan inovasi berjualan dengan sistem online. Tentu saja muaranya agar usaha mereka kedepan semakin berkembang dan maju," tandas Farhan.

Editor: Dadang Setiawan

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA