KKN 325 UIN Desa Mekarsari Gelar Diskusi Publik, Penyuluhan, dan Workshop

Bandung Raya

Rabu, 21 Agustus 2019 | 22:04 WIB

190821214213-kkn-3.jpg

ist

KELOMPOK 325 KKN Sisdamas UIN Sunan Gunung Djati di Desa Mekarsari-Gambung, Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung akan menggelar diskusi publik, penyuluhan, dan workshop selama dua hari, Sabtu-Minggu (24-25/8/2019) di Aula Desa mekarsari.

Ketua Kelompok KKN 325, Rzky Ramadiansyah didampingi Ketua Pelaksana Kegiatan, Wahid Azi dan salah seorang anggota, Faris Jawad Sabbih mengatakan, kegiatan yang akan dimulai pukul 09.00 WIB itu akan diikuti oleh tidak kurang dari 150 peserta yang meliputi berbagai unsur masyarakat di Desa Mekarsari.

"Mereka itu terdiri atas perangkat desa, penguirus Badan Usaha milik Desa (Bumdes), karang taruna, kelompok Sabergam, dan lembaga swadaya masyarakat lainnya," ujar Rizky kepada "GM" melalui telepon seluler, Rabu (21/8/2019).

Dijelaskannya, para pembicara yang akan tampil dalam tiga kegiatan itu, yakni dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bandung, Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bandung, dan dari Komando Ranting Militer (Koramil) Pasirjambu.

Tujuan dari kegiatan ini, lanjut Rizky, untuk menumbuhkan kembali kesadaran masyarakat tentang pentingnya keberadaan lingkungan bagi manusia. Selain itu, katanya, untuk mendorong masyarakat agar mampu mengelola potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia yang ada di Desa Mekarsari.

"Kami melihat Desa Mekarsari ini memiliki potensi sumber daya alam yang sangat luar biasa. Akan tetapi potensi ini masih perlu dikembangkan oleh SDM yang memiliki skil. Itulah sebabnya kami menggelar kegiatan ini dengan harapan masyarakat akan semakin menyadari pentingnya lingkungan dan kemampuan mengelola lingkungannya akan semakin meningkat," ujarnya.

Selain untuk menumbuhkan kesadaran dan meningkatkan SDM, lanjut Rizky, kegiatan ini pun sebgai bagian dari upaya mengimplementasikan nilai-nilai trudarma perguruan tinggi melaluai kegiatan KKN Sisdamas yang diamanatkan oleh UIN Sunan Gunung Djati.

"Salah satu poin penting bagi kami yakni kehadiran kami di Desa Mekarmukti harus meninggalkan jejak yang bermanfaat. KKN bukan hanya berpindak tempat tidur melainkan ingin memberikan sesuatu yang bermakna bagi masa depan desa ini. Setidaknya kami ikut berkontribusi memberikan pencerakan kepada masyarakat. Khairunnnasi 'anfa'uhum linnasi. Sebaik-baiknya manusia itu, kata Nabi, yakni yang bermanfaat bagi orang lain," jelas Rizky.

Oleh karena itu, Rizky dan kawan-kawan berharap, kegiatan ini akan membekas dalam ingatan masyarakat Desa Mekarsari dan mereka dapat mengimplementasikan semua yang mereka dapat dari kegiatan diskusi, penyuluhan dan workshop tersebut.

"Oleh-oleh bagi kami, yakni kegiatan ini akan menjadio bahan laporan dan masukan bagi alma mater kami. Kegiatan ini akan menjadi feedback sehingga menjadi bahan evaluasi untuk kegiatan KKN tahun berikutnya," pungkasnya. (B.47)

Foto : Istimewa

Editor: Dadang Setiawan

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA