Agustusan, TK Darul Hikam 2 Undang Tentara

Bandung Raya

Jumat, 16 Agustus 2019 | 22:18 WIB

190816222052-agust.jpg

Engkos Kosasih

SEBANYAK 98 siswa PG TK Darul Hikam 2 di Jalan Tulip Raya No. 47 Bumi Rancaekek Kencana, Kelurahan Rancaekek, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung mengusung semangat kebangsaan dan Merah Putih, Jumat (16/8/2019). Para siswa yang mengenakan seragam merah putih serta berbagai atribut itu, turut menyambut Hari Kemerdekaan RI ke-74 di lingkungan PG TK Darul Hikam 2 Rancaekek.

Dalam menumbuhkan semangat menyambut Hari Kemerdekaan RI itu, pihak sekolah mengundang jajaran TNI dari Koramil 0902/Rancaekek. BATITUD Koramil 0902/Rancaekek Serka Suharno dan Babinsa Kelurahan Rancaekek Kencana Sertu Imam Suhendi turut hadir dalam kegiatan menyambut Hari Kemerdekaan RI di sekolah tersebut. Diantara anggota TNI langsung menjadi inspektur upacara dalam penyambutan Hari Kemerdekaan RI, sehari sebelum 17 Agustus 2019. Mengingat pada Sabtu (17/8/2019), para siswa libur sekolah dan mengikuti aktivitas di lingkungan rumahnya masing-masingnya.

Kepala Sekolah PG TK Darul Hikam 2 Tien Sulastri, M.Pd., mengatakan, dalam menyambut Hari Kemerdekaan RI ke-74, para siswa PG TK Darul Hikam 2 diibatkan dalam berbagai kegiatan yang mengarah pada pembentukan karakter siswa usia dini.
"Kegiatannya lebih pada pembentukan karakter anak, mengingat mereka masih usia dini 3-5 tahun. Dengan harapan dapat membentuk karakter para siswa yang santun, peduli dan disiplin," kata Tien Sulastri kepada galamedianews.com di sela-sela kegiatan menyambut Hari Kemerdekaan RI ke-74.

Tien Sulastri mengatakan, kegiatan berbagai lomba dan keterampilan para siswa itu, lebih pada pembentukan karakter anak cinta tanah air, cinta bangsa dan negara sendiri.

"Kami berharap kegiatan keterampilan para siswa ini dapat memotivasi anak dalam meraih cita-cita dan menjadi generasi bermanfaat bagi bangsa dan negara," harap Tien Sulastri.

Ia juga sengaja mengundang jajaran TNI dari Koramil 0902/Rancaekek sebagai mitra kerja sekolah dalam melakukan pembinaan dan pendidikan karakter tergadap para siswa usia dini tersebut. "Menggandeng TNI, tidak lain untuk turut serta memberikan pendidikan pada anak. Selain itu untuk mengenalkan bendera negaranya kepada anak-anak. Ini untuk menumbuhkan nilai-nilai patriotisme sejak dini kepada anak-anak. Dengan harapan anak-anak bisa lebih bangga terhadap bangsa dan negaranya," paparnya.

Tien Sulastri pun berharap, dengan menerapkan pendidikan kebangsaan sejak dini, anak-anak bisa menghargai pejuang yang sudah memperjuangkan Kemerdekaan RI.

"Intinya, menggandeng Babinsa atau TNI serta masyarakat ini sebagai bentuk kemitraan dalam penyelenggaraan pendidikan dalam pembentukan karakter siswa. Para orang tua siswa juga turut dilibatkan," katanya.

Tien Sulastri menuturkan, dalam pelaksanaan lomba menyambut Kemerdekaan RI itu lebih pada keterampilan yang melibatkan kerja sama di antara tim. Misalnya, dalam lomba ketangkasan mengutamakan kerjasama dalam kelompok.

"Lomba ketangkasan ini bagian dalam pembentukan karakter siswa, karena para siswa dituntut kerjasama dalam tim. Lomba ketangkasannya pun disesuaikan dengan perkembangan anak. Kita lebih mengutamakan penguatan motorik para siswa dalam mengikuti lomba keterampilan," paparnya.

Sementara itu, BATITUD Koramil 0902/Rancaekek Serka Suharno didampingi Babinsa Kelurahan Rancaekek Kencana Sertu Imam Suhendi mengatakan, kegiatan menyambut Hari Kemerdekaan RI ke-74, dalam rangka menanamkan wawasan kebangsaan anak didik mulai sejak usia dini. "Ini dalam upaya mengenalkan tanah air kita melalui Hari Kemerdekaan RI," katanya.

Suharno beserta Iman Suhendi turut memberikan edukasi kepada para siswa PG TK Darul Hikam 2 harus mencintai bangsa dan negara Indonesia. Selain itu, mereka harus semangat mengejar cita-cita.

"Kami juga bangga melihat para siswa PG TK Darul Hikam 2 sudah mengenakan seragam merah putih karena identik dengan bendera merah putih sebagai wujud kecintaan terhadap bangsa dan negara," kata Suharno.

Ia juga berharap kepada anak-anak usia dini maupun masyarakat secara umum untuk melestarikan dan menjaga warisan nenek moyang langgeng sampai anak cucu.

"Kita juga berusaha untuk memberikan edukasi dan pendidikan wawasan kebangsaan kepada anak usia dini. Hal ini dalam upaya menumbuhkan rasa nasional kepada generasi penerus," pungkasnya.

Editor: Endan Suhendra

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA