Karnaval Kemerdekaan Sabilulungan akan Meriahkan HUT RI

Bandung Raya

Jumat, 16 Agustus 2019 | 14:52 WIB

190816144330-karna.jpg

Ziyan Muhammad Nasyith

KARNAVAL Kemerdekaan Sabilulungan akan digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-74. Karnaval dengan skala nasional ini akan terpusat di kawasan Gedong Budaya Sabilulungan dan Jln. Al Fathu, Soreang, Kab. Bandung, Minggu (18/8/2019) mendatang.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Bandung, Agus Firman mengatakan, karnaval tersebut digelar berangkat dari pesta rakyat yang biasa diselenggarakan setiap tahun. Namun, sentuhan karnaval kali ini berbeda dengan rutinitas yang bisa dilakukan.

"Kami harapkan ini menjadi event khas dan rutin yang ditunggu kehadirannya oleh warga Kabupaten Bandung. Dari event ini kami berharap bisa meningkatkan kunjungan wisata ke Kabupaten Bandung," ujar Agus Firman saat konferensi pers di Kantor Disparbud Kabupaten Bandung, Soreang, Jumat (16/8/2019).

Meski event ini diselenggarakan perdana di Kabupaten Bandung, Agus menilai, event ini digelar menyerupai karnaval yang biasa digelar di Jember Festival. Yang membedakan, Jember sudah tahun ke 18 menggelar kegiatan tersebut. "Kalau kami memang baru mulai tahun ini, tapi tidak ada kata terlambat," ucapnya.

Menurutnya, tari kolosal 'Cetak Cetok Kumiar' dengan melibatkan sebanyak 2000 penari, akan menjadi kegiatan yang paling menonjol pada karnaval tersebut.

Sementara itu, Kabid Promosi pada Disparbud Kabupaten Bandung, Vena Andriawan menambahkan, peserta tarian kolosal ini berasal dari sanggar tari di Jawa Barat.

"Peserta total sekitar 3000 personil, untuk penari sekitar 2000 yang berasal dari sanggar tari dan komunitas di Jawa Barat," kata Vena.

Vena menjelaskan, tari Ceta Cetok Kumiar merupakan tarian jaipongan yang dimodifikasi dengan tarian kontemporer dan para penarinya itu mengenakan cetok atau topi petani dan membawa hihid atau kipas bambu berwarna merah putih.

"Ini tarian Sunda, modifikasi dari jaipongan dengan tarian kontemporer. Mereka berlatih sejak dua bulan ke belakang untuk mempersiapkan karnaval," ujarnya.

Selain itu, lanjut dia, ada juga 75 orang peserta dari Jakarta Barat sebagai tamu yang akan ikut berpartisipasi dan menampilkan seni budaya khas Betawi. "Nanti juga akan ada penampilan Mojang Lodaya Polda Jabar, para pimpinan muspida yang mengenakan pakaian unik dan mobil hias," katanya.

Dirinya menambahkan, akan ada sekitar 10-15 ribu masyarakat Kabupaten Bandung yang akan menyaksikan karnaval kemerdekaan ini dan diselenggarakan dari Pukul 07.30-12.00 WIB.

Kami imbau kepada masyarakat agar dapat menjaga kebersihan lingkungan saat karnaval kemerdekaan berlangsung. Bawa payung karena cuaca panas, bawa trumbler sendiri dan makanan. Sampahnya jangan dibuang sembarangan," imbuhnya.

Editor: Dadang Setiawan

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA