Rumah Makan Padang di Kota Cimahi Bakal Dipungut Pajak Restoran

Bandung Raya

Kamis, 15 Agustus 2019 | 16:47 WIB

190815165049-rumah.jpg

RUMAH makan padang di Kota Cimahi yang memiliki omzet lebih dari Rp 10 juta akan dipungut pajak oleh Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) Kota Cimahi. Sebab selama ini rumah makan padang di Kota Cimahi belum tersentuh pajak restoran.

Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) Kota Cimahi, Dadan Darmawan mengatakan, banyak rumah makan padang di Kota Cimahi yang sudah memiliki omzet Rp 10 juta ke atas, sehingga harus dipungut pajak sebesar 10 persen. 

"Kalau mereka sudah punya omzet di atas 10 juta, jelas sudah harus dimasukan dalam kategori wajib pajak," ujarnya di Pemkot Cimahi Jln. Demang Hardjakusumah, Kamis  (15/8). 

Dadan mengakui, selama ini rumah makan padang di Kota Cimahi memang belum tersentuh pajak restoran. Sebab, semua pengusaha rumah makan padang selama ini tidak mengambil pajak 10 persen yang memang dibebankan kepada konsumen seperti restoran lainnya. 

Alasan itulah yang membuat mereka tidak menyetorkan pajaknya kepada Bappenda Kota Cimahi. Selain itu, kata Dadan, jika pajak itu dicantumkan dalam pembayaran, para pemilik nasi padang di Kota Cimahi ini khawatir akan kehilangan konsumennya. 

"Memang mereka beralasan kalau menambah 10 persen dari setiap harga yang dibayar, konsumennya beralih. Padahal Sebetulnya masyarakat sudah paham, kalau di restoran atau rumah makan ada 10 persen pajak restoran yang dibayar masyarakat," jelas Dadan. 

Untuk itu pihaknya akan melakukan sosialisasi terhadap pemilik rumah makan padang melalui paguguyuban orang padang yang ada di Kota Cimahi. Kemungkinan, sosialisasi akan dilaksanakan mulai minggu depan. 

"Kalau targetnya Insya Allah, dengan sisa waktu lima bulan lagi bisa langsung aksi, menerapkan pajak ke rumah makan padang itu," tutur Dadan. 

Menurutnya, sosialisasi tersebut sangat penting agar pemilik rumah makan padang mau membayar pajak. Sebab, ketika kesadaran membayar pajak sudah tumbuh di kalangan pengusaha rumah makan padang, jelas akan berdampak terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). 

"Untuk penambahan PAD, potensinya masih belum bisa dipastikan berapa," ucapnya. 

Tahun ini, Bappenda Kota Cimahi menargetkan bisa menerima pajak dari sektor restoran Rp 12.039.435.800. Hingga Triwulan I, realisasi penerimaan pajak restoran sudah mencapai Rp 3.536.608.388, yang didapat dari 116 Wajib Pajak (WP).

"Restoran itu targetnya di angka Rp 12 miliar lebih, itu secara keseluruhan.  Target di perubahan bahkan sampai Rp 14 miliar," pungkasnya. 

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA