Grab Kampanyekan #Antingaret di 8 Kota di Indonesia

Bandung Raya

Kamis, 15 Agustus 2019 | 16:41 WIB

190815164235-grab-.jpg

job1

Grab merupakan aplikasi transportasi online yang memberikan pelayanan dengan menjamin anti ngaret. Grab mengkampanyekan anti ngaret di 8 kota besar di Indonesia yani Semarang, Yogyakarta, Medan, Bandung, Makassar, Surabaya, Palembang, dan Jabodetabek.

Untuk di Kota Bandung, launching Kampante #Antingaret yang berlangsung di Moxy Hotel Jl. Ir. H. Juanda, No. 69, Tamansari, Kota Bandung, Kamis (15/8/2019).

Hery Yulianto selaku Senior Manager Area Marketing, mengatakan harapan dari kampanye anti ngaret ini adalah sebagai bentuk apresiasi bagi masyarakat Indonesia untuk membuat waktunya lebih produktif.

"Grab memiliki visi baru, untuk mendorong Indonesia lebih maju dengan meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan menciptakan kesempatan ekonomi yang besar, menciptakan inklusi finansial bagi mereka yang belum dijangkau, memberikan akses kepada layanan sehari-hari yang aman dan berkualitas tinggi." ujar Hary

Total kontribusi grab terhadap perekonomian indinesia pada 2018 sebesar Rp48,9 triliun.

Sementara seorang sosilog, Bayu A. Yulianto mengatakan di masyarakat Indonesia pada umumnya, ketidaktepatan waktu yang disengaja atau yang sering dikenal demgan istilah ngaret telah menjadi semacam budaya yang sifatnya negatif.

"Celakanya, keterlambatan waktu kemudian ditoleransi/dimaklumi oleh masyarakat Indonesia." ujar Bayu.

Sedangkan Head of Area, West Java Grab Indonesia, Yose Tireza Arizal mengatakan Grabbike hadir di 224 kota di Indonesia menjadi pendukung nyata bagi para pejuang #antingaret mencapai tujuan mereka.

"tujuan grab hadir di Indonesia adalah untuk membangun indonesia bersama." ujar Yose.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA