Lapas Jelekong Ajukan 762 Warga Binaan Dapat Remisi HUT RI

Bandung Raya

Kamis, 15 Agustus 2019 | 11:46 WIB

190815114849-lapas.jpg

LEMBAGA Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Klas IIA Jelekong mengajukan 762 warga binaan yang memenuhi syarat untuk mendapat remisi pada Ari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-74 pada 17 Agustus 2019 nanti.

Hal tersebut disampaikan Kepala Lapas Narkotika Klas IIA Jelekong, Gun Gun Gunawan usai kegiatan pemecahan rekor MURI Tari Kolosal "Indonesia Bekerja, Indonesia Jaya" di Lapangan Lapas Jelekong, Baleendah, Kab. Bandung, Kamis (15/8/2019).

"Dari 762 orang warga binaan di Lapas Jelekong yang kami usulkan memenuhi syarat mendapat remisi, 27 orang di antaranya mendapat remisi bebas secara langsung di hari kemerdekaan nanti. Ada juga remisi belum turun, tapi SKPB CB sudah keluar (tahanan), bisa keluar duluan. Sebelum dapat remisi tadi," ujar Gun Gun.

Jumlah tersebut, kata Gun Gun, cukup banyak mengingat jumlah warga binaan di sini mencapai 1.398 orang. Ia melanjutkan, remisi bagi warga binaan ini ada dua jenis, yaitu remisi umum dan remisi khusus.

"Remisi umum biasanya diberikan langsung oleh negara, seperti remisi hari kemerdekaan tanggal 17 Agustus nanti. Dan remisi khusus yaitu remisi keagamaan, seperti remisi hari raya keagamaan, Natal dan Hari Raya Idulfitri. Remisi khusus ini semua agama mendapat remisi khusus ini," terangnya.

Menurutnya, remisi atau pemotongan masa tahanan ini bervariatif, minimal 1 bulan dan maksimal 6 bulan. Selain itu, pihaknya juga melakukan pengusulan pembebasan bersyarat berkolaborasi dengan Balai Pemasyarakatan (Bapas) Bandung, untuk menjaring sebanyak-banyaknya warga binaan untuk bisa diusulkan pada pembinaan lanjutan (pembebasan).

"Harapannya, semua warga binaan dapat mengikuti semua program dengan optimal. Semakin banyak warga binaan yang faham dengan mengikuti program pembinaan, akan mempermudah dan menambah pembinaan lanjutan atau bebas bersyarat serta menambah pengetahuan mereka sebagai bekal keluar," ungkapnya.

Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA