Enam Jabatan Kades di Batujajar Dipegang Penjabat

Bandung Raya

Minggu, 11 Agustus 2019 | 21:15 WIB

190811211217-enam-.jpg

SEBANYAK enam dari tujuh jabatan kepala desa di Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat dipegang oleh penjabat. Bahkan ada desa yang sejak tahun 2018 dipimpin seorang penjabat kepala desa.

Camat Batujajar Dedi Kusniadi mengungkapkan, enam desa yang tidak memiliki kepala desa definitif adalah Desa Cangkorah,  Giriasih, Batujajar Timur, Batujajar Barat, Selacau, dan  Pangauban. Satu-satunya Desa Galanggang yang dipimpin kepala desa definitif.

"Keenam desa tersebut akan melaksanakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2019 pada 24 November mendatang.  Untuk sementara jabatan kepala desa dipegang oleh seorang penjabat yang berasal dari kecamatan, pegawai Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan UPTD Pasar yang memang domisilinya di Kecamatan Batujajar,"  kata Dedi,  Minggu (11/8/2019).

Kosongnya jabatan kepala desa definitif sebagian besar karena habis masa buktinya,  hanya satu yang tersangkut persoalan hukum.

"Meski dipimpin seorang penjabat namun roda pemerintahan berjalan normal sama seperti dipimpin seorang kepala desa definitif,"  tuturnya.

Di Kabupaten Bandung Barat ada 112 desa yang akan menggelar Pilkades Serentak.Total anggaran yang disiapkan untuk menyelenggarakan pesta demokrasi di desa itu mencapai Rp 15 miliar.

"Dari 112 desa yang akan melaksanakan Pilkades Serentak, sebenarnya ada dua desa yang jabatan kepala desanya habis masa baktinya pertengahan 2020 ialah Desa Gudangkahuripan (Kecamatan Lembang) dan Desa Bunijaya (Kecamatan Gununghalu). Tetapi atas dasar kesepakatan dengan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan kepala desanya itu sendiri, pelaksanaan pilkadesnya disatukan dengan 110 desa yang memang sudah habis masa baktinya di tahun 2019," papar Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bandung Barat Wandiana.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA