Yana Apresiasi Panitia Kurban Gunakan Besek

Bandung Raya

Minggu, 11 Agustus 2019 | 12:47 WIB

190811124819-yana-.jpg

Bagian Humas Setda Kota Bandung

PELAKSANA Harian Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengapresiasi warga Kota Bandung yang menyambut positif imbauan penggunaan besek untuk membagikan daging hewan qurban.

"Alhamdulillah pak wali sudah mengimbau kepada masyarakat agar tidak menggunakan kresek, karena itu berbahaya terhadap dagingnya juga terhadap imbah plastiknya. Kami mendapat informasi penggunaan daun atau besek juga sudah ada," ungkapnya usai salat Idul Adha di Alun-Alun Cicendo, Kota Bandung, Minggu (11/8).

Berdasarkan data yang diperoleh Humas Setda Kota Bandung, sejumlah panitia qurban yang membagikan daging kurban dengan besek. Diantaranya DKM Al Hidayah RW 11 Kelurahan Cibangkong, Ikhlasunniyah Kelurahan Binong, At Taufiq RW 01 Kelurahan Samoja, Al Hikmah RW 07 Kelurahan Kebon Waru, dan lain sebagainya.

Yana mengingatkan kembali bahwa penggunaan kantong kresek untuk pengemasan daging memiliki banyak kerugian. Seperti dapat mengontaminasi kualitas daging, serta menciptakan timbulan sampah baru dari plastik yang sulit terurai.

"Ini memperlihatkan kesadaran masyarakat muntuk menjaga lingkungan dan tidak membahayakan kesehatan saat mengkonsumsi daging. Karena kalau kita berqurban tapi dagingnya membahayakan karena menggunakan kantong kresek kan sayang juga," tuturnya.

Selain itu, Ia juga menerima laporan bahwa jumlah hewan kurban menunjukan peningatan. Dibandingkan 2018 lalu, tercatat pada 2019 ini jumlah hewan kurban yang disembelih meningkat 76,71 persen.

Mudah-mudahan ini semakin memperlihatkan kita semua ingin berbagi terhadap sesama. Mudah-mudahan ini menjadi salah satu jalan ke depan sama-sama membangun Bandung yang sudah baik saat ini, menjadi semakin baik ke depannya,"jelasnya.

Ia juga mengingatkan warga untuk berhati-hati saat mengolah atau bakar-bakaran daging kurban. Hal tersebut, dalam rangka untuk menghindari kebakaran.

"Pokoknya silahkan nikmati saja, dan berhati-hati lah," ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Bagian Kesra Setda Kota Bandung, Bambang Sukardi menuturkan bahwa jumlah hewan kurban di Kota Bandung pada Iduladha 1440 Hijriah meningkat tajam. Kenaikannya mencapai 76,71 persen.

Berdasarkan data Bagian Kesejahteraan Rakyat dan Kemasyarakatan (Kesra) Kota Bandung terdapat 17.381 hewan kurban yang disembelih tahun ini di 30 kecamatan di Kota Bandung. Sementara tahun 2018, ada 9.836 hewan yang disembelih.

Jumlah hewan kurban di tahun 2019 itu terdiri dari 7.549 sapi dan 9.832 domba. Sementara di tahun 2018 terdiri dari 3.900 sapi dan 5.936 domba.

Jumlah sapi melonjak hampir dua kali lipat, yakni 93,56 persen. Sedangkan jumlah domba naik hingga 65,63 persen.

Sedangkan hewan kurban dari Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Bandung melalui kedinasan masing-masing juga menungkat. Tahun lalu, ASN menyumbang 29 sapi dan 22 domba. Tahun ini, ada 47 sapi dan 122 domba yang dikurbankan.

"Hewan kurban 2019 memang ada peningkatan dari tahun lalu. Alhamdulillah ini berarti ada kepedulian dari seluruh ASN di Kota Bandung dalam memberikan kebersamaan kepada warga masyarakat Kota Bandung," terangnya.

Menurutnya tidak hanya hewan kurban, jumlah lokasi pelaksanaan salat Idul Adha juga meningkat signifikan. Pada tahun 2018, ada 1.225 masjid dan 181 lapangan yang digunakan untuk salat Iduladha. Tahun ini, warga Kota Bandung melaksanakan ibadah tersebut di 1.886 masjid dan 335 lapangan.

"Mudah-mudahan cara ini dapat semakin mempererat antara ulama, umaro, dengan masyarakatnya. Semoga ini semakin meningkatkan silaturahmi kepada warga masyarakat dan memberikan pemerataan pembagian dan keberkahan di Iduladha," tambahnya.

Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA