Kadis LH Kab Bandung Barat Kaget Kasie dan Stafnya Jadi Tersangka

Bandung Raya

Jumat, 19 Juli 2019 | 19:11 WIB

190719191207-kadis.jpg

Engkos Kosasih

KEPALA Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bandung Barat Apung Hadiat Purwoko mengaku kaget mendengar kabar bahwa salah satu kepala seksi dan staf di instansinya ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Negeri Bale Bandung.

Keduanya diduga melakukan penggelembungan penggunaan anggaran belanja bahan bakar minyak (BBM) dan perawatan kendaraan saat mereka masih bertugas di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kebersihan Kabupaten Bandung Barat tahun anggaran 2016.

"Saya malah tahunnya dari media. Karena saya masih mengikuti pendidikan dan.pekatihan (Diklat), tadi saya tanya ke staf di kantor,  memang keduanya hari ini tidak masuk kerja. Kalau kemarin sih masuk ," kata Apung saat dihubungi lewat telepon, Jumat (18/7).

Dikatakannya, dua pegawai Dinas Lingkungan Hidup itu satu orang  menjabat kepala seksi kemitraan berinisial AA dan AB staf di Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Kebersihan Kabupaten Bandung Barat.

"Yang satu lagi  sudah pensiun," ucapnya.

Meski ada dua pegawai Dinas Lingkungan Hidup yang ditahan,  Apung mengatakan. roda organisasi tetap berjalan normal seperti biasa. Untuk sementara tugas kepala seksi masih bisa ditangani kepala seksi lainnya.

"Tapi saya akan segera berkoordinasi dengan Bagian Hukum, Inspektorat dan Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) terkait dengan kekosongan jabatan kepala seksi. Apakah harus ditunjuk pelaksana tugas atau bagaimana," tuturnya.
 
Diungkapkannya, pada tahun 2016 UPTD Kebersihan masih berada di bawah Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) Baru pada tahun 2017 berada di bawah kewenangan Dinas Lingkungan Hidup.

Editor: Dadang Setiawan

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA