SBM ITB menggelar Bandung Startup Pitching Day 2019

Bandung Raya

Kamis, 18 Juli 2019 | 11:14 WIB

190718111444-sbm-i.jpg

Yeni Siti Apriani

THE Greater Hub SBM ITB menggelar Bandung Startup Pitching Day 2019 di Aula Timur Institut Teknologi Bandung, Jln. Ganesha, Rabu (17/7). Pada kegiatan tersebut, 25 startup melakukan pitching dihadapan 16 venture capital.

Selain itu, dilakukan pula penandatangan kerja sama antara The Greater Hub SBM ITB dengan sejumlah venture capital. Diantaranya dengan Alpha JWC Ventura, Alpha Momentum, ANGIN, Everhaus, MDI Ventures, Prasetia Ventura, Venturra Discovery, Bukalapak, HIPMI Bandung, Hipmikindo Jawa barat, Startup Bandung, Kadin Jabar, dan Kalibre.

Direktur The Greater Hub SBM ITB, Dina Dellyana mengatakan kerja sama ini untuk mengembangkan startup Bandung di bidang pengembangan ekosistem startup, progam magang di venture capital, startup portofolio, serta pengembangan riset dan edukasi.

“Mahasiswa yang akan mengembangkan startup bisa mendapatkan akses yang lebih luas dan dekat dengan dunia investor startup,” ujar Direktur The Greater Hub SBM ITB, Dina Dellyana.

Saat ini, kata Dina, jumlah starup terus bermunculan. Selain pendanaan, mereka juga perlu akses. Karena itulah, SBM ITB menggelar Bandung Star Up Pitching Day. Di gelaran ini, The Greater HUB SBM ITB mempertemukan potensi startup Bandung dengan investor ternama, termasuk capital venture dari Singapura.

Awalnya, lanjut Dina, ada 135 pendaftar dan terseleksi 25 startupe arly growth stage terbaik yang memiliki ide-ide futuristik dalam memberikan solusi bisnis bagi Indonesia. Ke-25 startup inilah yang melakukan pitching dihadapan 16 venture capita.

Ditambahkan Dekan SBM ITB Sudarso Kaderi Wiryono, Bandung Startup Pitching Day 2019 adalah perhelatan kedua Greater Hub SBM ITB.  

"Bandung Startup Pitching Day 2019 merupakan tahun kedua acara ini digelar, setelah tahun sebelumnya kita gelar acara yang sama," uJar Sudarso.

Diakuinya, masih ada kekurangan dalam acara ini, salah satunya masih belum banyak melibatkan masyarakat dari luar kampus. Karena diakuinya, masyarakat di luar kampus pun memiliki potensi besar.

"Kita perlu banyak libatkan peserta dari luae kampus, karena kita lihat masyarakat luar kampus pun punya potensi besar tapi terhambat bagaimana mengekpos potensinya itu," terangnya.

Karena itulah, ke depan pihaknya ingin menggelar acara ini secara nasional meski homebasenya tetap di ITB. "Tahun depan pastinya harus lebih besar," harapnya.

Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA