Penataan PKL Cicadas Ditargetkan pada Pertengahan Agustus 2019

Bandung Raya

Rabu, 17 Juli 2019 | 18:11 WIB

190717173158-penat.jpg

PEMKOT Bandung segera menata Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Cicadas. Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menargetkan akan memulai penataan itu pertengahan Agustus 2019 mendatang.

Menurutnya, penataan yang dilakukan kepada sebanyak 602 pedagang dengan penempatan kios semi permanen. Kios selebar 75 cm itu akan ditempati oleh dua pedagang sehingga tetap menyisakan 2-3 meter untuk lalu lalang pejalan kaki.

"Tahap ini kita belum bisa memikirkan relokasi. Terpenting, tertata dengan baik dan rapi. Pedagangnya juga tertata baik. Hak pejalan kaki juga terpenuhi," ungkapnya di Balai Kota Bandung, Jln. Wastukancana, Kota Bandung, Rabu (17/7/2019).

Dikatakannya, ada 5 ruas di sepanjang Jalan Ahmad Yani yang akan ditata. Sebagai permulaan, Yana yang juga menjabat sebagai Ketua Satuan Tugas Khusus (Satgasus) PKL akan merapikan satu ruas pertama yaitu di sekitar pertigaan Jalan Ahmad Yani dengan Jalan Cikutra.

"Nanti kita libatkan juga pedagang dan warga. Kita sikat dan ngepel bareng-bareng," katanya.

Terkait perawatan, Ia meminta para PKL untuk senantiasa menjaga kios dan kebersihan di sekitarnya. Kendati para petugas kebersihan tetap bekerja, namun para PKL agar tetap menjaga barang dan keasrian kawasan tersebut.

Selain itu, Yana juga meminta Dinas Perhubungan untuk memperketat sistem parkir di sana. Jangan sampai tumpukan kendaraan, terutama yang parkir sembarangan, menjadi sumber kemacetan.

"Nanti kita hilangkan barier terutama yg ada pemisah jalur yang pertigaan. Kirinya nggak boleh parkir. Sekarang mah ada motor, becak ada, barier beton. Ke depan bis dua jalur. Lancar lah" tuturnya.

Pihaknya berharap, kawasan Cicadas bisa memberi manfaat lebih bagi masyarakat sekitar setelah penataan ini. Lebih jauh, ini bisa dijadikan destinasi wisata baru di Kota Bandung.

"Mudah-mudahan bisa meningkatkan perekonomian pedagang dan warga sekitar. Meningkatkan kebersihan kerapian di daerah itu," terangnya.

Sebelumnya, para PKL Cicadas menyambut baik tawaran penataan dari Pemerintah Kota Bandung. Terlebih melaksanakan syukuran sederhana, terkait penataan yang telah disepakati para pedagang dan Pemkot Bandung.

Ketua Paguyuban PKL Cicadas, Suherman mengakui konsep penataan tersebut hanya untuk sementara waktu, karena semangatnya ke depan yaitu relokasi. Para pedagang menerima penataan berkonsep destinasi wisata belanja. Termasuk dengan penamaan Cicadas Market nantinya.

"Kalau dengan konsep yang sekarang 100 persen diterima. Kami gelar syukuran sebagai tanda sepakat dengan pemerintah," ujarnya.

Dengan penataan ini, Suherman berharap pandangan kebanyakan orang terhadap Cicadas berubah menjadi lebih baik. Selama ini, sejumlah pihak memandang Cicadas sebagai kawasan kumuh. Harapannya penataan tersebut membuat tempat jualannya menjadi aman dan nyaman.

"Setelah ditata, kami minta dibina dan jangan sampai seolah-olah harus mendidik diri sendiri. Pemerintah melalui dinas-dinasnya ada kewajiban membina kami. Apalagi konsepnya menjadi destinasi wisata," tambahnya.

Editor: Dadang Setiawan

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA