Stok Terbatas, Harga Cabai di Pasar Simpang Dago Melambung

Bandung Raya

Rabu, 17 Juli 2019 | 10:45 WIB

190717104708-stok-.jpg

Agus Somantri

KEPALA Pasar Simpang Dago, Uba menjelaskan ada peningkatan harga bahan pokok wilayahnya. Kenaikan cukup siginifikan terjadi pada cabai TW dan cabai rawit yang masing masing mencapai 60 dan 80 ribu rupiah perkilo. Hal itu pun kemudian dikeluhkan bukan hanya oleh pembeli, tapi juga oleh pedagang.

Uba menjelaskan, kenaikan yang terjadi di Pasar Simpang Dago diperkirakan karena stok yang terbatas dari pasar penyuplai. Pasar Simpang Dago sendiri menerima supply barang dari Pasar Caringin dan Pasar Andir.

"Kalau menurut pedagang karena barang jarang dari pasar induknya. Kita dari pasar caringin sama pasar Andir. Ayam juga pakannya kayanya, karena ayam itu turun naik. Sekarang pedagang ngeluh jadi ngga laku, jadi jarang yang beli," ujarnya saat on air di Radio PRFM 107,5 News Channel, Rabu (17/7/2019).

Menurut Uba, cabai TW semula berkisar diangka 45 ribu rupiah perkilo dan saat ini mencapai 60 ribu rupiah per kilonya. Selain itu, untuk cabai rawit harganya mencapai 80 ribu per kilo dari yang semula 60 ribu per kilo.

"Lumayan agak naik bahan pokoknya," kata Uba.

Sementara itu meski tak signifikan, kenaikan pun terjadi pada bahan pokok lainnya, seperti cabai tanjung, kentang dan daging ayam. Kendati demikian, Uba mengaku ada juga bahan pokok yang masih stabil dan bahkan harganya turun.

"Untuk cabai tanjung kemarin 70 ribu sekarang 75 ribu agak naik, terus TW kemarin 45 ribu sekarang 60 ribu juga. Bawang brebes kemarin 28 ribu sekarang 25 ribu, bawang sukomoro 25 ribu tetap diangka 25 ribu bawang putih 32 ribu," jelasnya.

"Kentang ada kenaikan juga kemarin 12 ribu sekarang 15 ribu, terus kentang daerah kemarin 10 ribu sekarang 14 ribu cabe hijau tetap diangka 30 ribu untuk tomat ada penurunan kemarin 8 ribu sekarang 6 ribu terus wortel tetap di angka 12 ribu," ungkapnya.

Editor: Endan Suhendra

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA