Bocah Perempuan Tanpa Anus Butuh Bantuan

Bandung Raya

Selasa, 16 Juli 2019 | 15:59 WIB

190716155617-bocah.jpg

Dally Kardilan

MEMPRIHATINKAN, begitulah kata yang tepat untuk menggambarkan  nasib yang dialami Nada Aulia Rahma bocah perempuan berusia empat tahun yang terlahir tanpa anus. Untuk buang air besar, warga Kampung Bobojong RT 02/RW 02, Desa Mukapayung,  Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat harus melalui alat vitalnya.

Kondisinya memang sangat  memperhatikan,  perutnya terlihat membuncit. Setiap kali akan buang air besar selalu merintih kesakitan.  

"Tiap kali mau buang air besar, orang tuanya harus memasukan selang ke alat vitalnya, masukin cairan supaya kotoran yang keluarnya mencair. Setiap itulah anak kesakitan, sampai menangis-nangis. Saya aja yang melihatnya enggak tega," kata Ustad Rahmat salah seorang tokoh masyarakat setempat, Selasa (16/7/2019).

Rahmat mengatakan, Nada pernah dibawa ke Rumah Sakit Cibabat. Namun harus dirujuk ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

"Biaya operasinya sangat mahal, mencapai Rp 20 jutaan. Uang sebesar itu tak bisa dipenuhi ayahnya, Sirojudin yang hanya seorang buruh harian," ungkap Rahmat.

Karena tak memiliki uang sebanyak itu, akhirnya Nada anak ke tujuh dari Sirojudin itu dibawa pulang kembali ke rumahnya. Padahal dokter di Rumah Sakit Cibabat menyarankan harus segera diambil tindakan operasi.

"Kebetulan Nada belum memiliki Kartu Indonesia Sehat (KIS). Sekarang sedang dibuatkan, prosesnya butuh waktu 14 hari sementara dia harus segera mendapat tindakan operasi," ujarnya.

Ia berharap kepada Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna untuk turun tangan membantu Nada. "Yang saya tahu pak bupati orangnya responsif.  Beliau sangat peduli pada warganya yang sedang menghadapi musibah. Mudah-mudahan saja pak bupati mau membantu," harapnya.

Editor: Dadang Setiawan

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA